Categories: BERITA UTAMA

Buruknya Tata Kelola, Pemanfaatan Aset Pemprov Tak Optimal

Gubernur Mulai Lakukan Penyehatan PT Irian Bhakti Mandiri

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua menargetkan penyehatan dan pembenahan tata kelola Perusahaan Daerah PT Irian Bhakti Mandiri (Holding Company) guna mengoptimalkan pemanfaatan aset dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini disampaikan Gubernur Papua, Matius D Fakhiri usai menyerahkan Surat Keputusan Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Irian Bhakti Mandiri (Holding Company), di kantor gubernur, Rabu (14/1).

Adapun Plt Direktur Utama PT Irian Bhakti Mandiri (Holding Company) yaitu Melo Hironimus, dan Komisaris adalah Abdul Kadir.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang selama ini belum dikelola secara optimal. Aset tersebut tersebar di sejumlah daerah strategis dan sebagian dibangun dengan nilai investasi mencapai miliaran rupiah.

“PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset yang luar biasa. Di Biak, misalnya, ada lahan yang luas, pelabuhan, dan aset lain yang nilainya sangat besar. Jika tata kelolanya dibenahi dan dikelola dengan baik, ini bisa menjadi sumber PAD bagi Provinsi Papua,” ujarnya.

Ia menyebutkan, di Kabupaten Biak, PT Irian Bhakti memiliki sebidang tanah strategis, serta balai ikan air laut. Menurutnya, aset-aset tersebut berpotensi besar menghasilkan pendapatan apabila dikelola secara profesional.

“Balai ikan air laut itu jika dikelola dengan baik, bisa memberikan kontribusi PAD. Ini peluang yang selama ini belum dimaksimalkan,” kata Fakhiri.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

10 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

12 hours ago

Ratusan Murid SMAN 5 Jayapura Diduga Keracunan MBG

Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…

14 hours ago

BGN Sikat Rekening Janggal di 414 SPPG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…

20 hours ago

Siap-siap, Puncak Kemarau 2026 Tiba

Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…

22 hours ago

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

2 days ago