Ia mengatakan, kondisi Pemprov Papua dengan fiskal yang ada saat ini memberatkan pihaknya. Sehingga perlu mencari langkah-langkah baru dan langkah-langkah strategis untuk mendapat uang sesuai dengan ketentuan.
“Sebab itu, kami akan mengelola secara baik dan secara profesional untuk mencari uang dari perusahaan daerah yang sudah ada. Bahkan anak-anak perusahaan akan kami perbaiki semua,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Komisaris dan Manaiemen PT Irian Bhakti Mandiri wajib bekeria dengan prinsip Good Corporate Governance yaitu transparansi dan akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan.
“Tidak boleh lagi ada praktik-praktik pengelolaan yang tidak profesional, tidak terdokumentasi dengan baik atau menyimpang dari ketentuan hukum. BUMD harus dikelola sebagai intensitas bisnis yang sehat, bukan sekadar simbol kepemilikan daerah,” tegasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 10 ekor sapi kurban…