Ia mengatakan, kondisi Pemprov Papua dengan fiskal yang ada saat ini memberatkan pihaknya. Sehingga perlu mencari langkah-langkah baru dan langkah-langkah strategis untuk mendapat uang sesuai dengan ketentuan.
“Sebab itu, kami akan mengelola secara baik dan secara profesional untuk mencari uang dari perusahaan daerah yang sudah ada. Bahkan anak-anak perusahaan akan kami perbaiki semua,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Komisaris dan Manaiemen PT Irian Bhakti Mandiri wajib bekeria dengan prinsip Good Corporate Governance yaitu transparansi dan akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan.
“Tidak boleh lagi ada praktik-praktik pengelolaan yang tidak profesional, tidak terdokumentasi dengan baik atau menyimpang dari ketentuan hukum. BUMD harus dikelola sebagai intensitas bisnis yang sehat, bukan sekadar simbol kepemilikan daerah,” tegasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Nur Aulya dilaporkan hilang dari kediaman orang tuanya pada Minggu, 30 Maret 2025. Upaya pencarian…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Muh.…
Menurut Alberth, penggabungan tersebut tidak sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa…
Penyelesaian kasus tersebut sebelumnya telah di mediasi oleh polres Jayawijaya, namun tak mendapatkan titik temu…
Menurut Oscar, MoU tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni…
Kondisi ini mendorong Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama Wakil Wali Kota, Rustan Saru, mengambil…