Categories: BERITA UTAMA

Pilot Susi Air Mengaku Ketakutan

JAYAPURA– Setelah  beberapa bulan tak terdengar kabar, Pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens kembali muncul ke media.  Dari beberapa potongan video yang dikirim Jubir TPNPB,  Sebby Sembom, seperti biasa sang pilot terlihat masih dikawal Egianus Kogoya selaku pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyandera.

Dia mengenakan kaos baru, kaos bercorak burung Cenderawasih berwarna gelap. Dari potongan video tersebut sang pilot menitipkan pesan ketakutannya atas kondisi terakhir dipenyanderaan.

Pasalnya kata Philips beberapa kali ia melihat ada pesawat yang melintas dan melepaskan bom. Ia khawatir dari upaya ini justru akan menimbulkan korban jiwa termasuk dirinya sendiri.

  “Negara Indonesia melepas bom dari pesawat. Dulu saya di tempat aman tapi sekarang tentara Papua (KKB) akhirnya ambil saya dan membawa putar – putar. Ini tidak aman untuk saya. Tolong jangan lepas bom,” beber Philips lewat videonya, Sabtu (13/4).

Selain itu ia mendesak agar negara asing juga  menekan Indonesia agar tidak menggunakan bom dari udara.

“Ini berbahaya, saya  akhirnya kini dibawa sama tentara Papua (KKB),”  imbuhnya.

Sementara  Egianus Kogoya selaku pimpinan juga meminta dalam perang ini tidak menggunakan bom. Ia Nampak khawatir karena beda kekuatan. Egianus mengaku lebih senang berperang lewat darat dan mereka menyatakan siap. 

“Pilot sebelumnya tinggal ditempat masyarakat tapi karena diturunkan bom akhirnya kami ambil dan akan bawa dia (pilot) kemana saja,” beber Egianus.

Ia pun memetakan wilayah yang bisa dijadikan tempat perang.

“Sepanjang Jalan Trans Wamena – Nduga itu tempat perang, selain ini itu tempat pengungsi masyarakat, jadi jangan melepas bom,” tutupnya.

Ia juga meminta persoalan Papua harus melibatkan  Negara seperti Belanda, Inggris Swiss, Vanuatu, Genewa dan Australia. (ade/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

3 minutes ago

Cegah Narkoba Masuk Sekolah, Polda Papua Edukasi Siswa SMPN 1 Sentani

Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…

1 hour ago

KPK Tahan Empat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Iklan BJB

Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…

6 hours ago

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

3 days ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

3 days ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

3 days ago