Categories: BERITA UTAMA

Sepakat Wujudkan Pemilu Jujur, Aman dan Demokratis

Safari Pemilu Polda Lahirkan Komitmen Bersama

JAYAPURA – Moment Pemilu yang akan digelar Februari tahun 2024 tinggal menghitung hari. Seluruh perangkat mulai mempersiapkan diri yang tidak hanya partai politik dan penyelenggara, KPU. Pihak keamanan juga ingin memastikan dalam pesta ini ada aturan main yang sama – sama disepakati untuk memastikan Pemilu kali ini tidak lagi menyimpan persoalan.

Mensikapi ini Polda Papua menggelar safari pemilu yang melibatkan Pangdam XVII Cenderawasih, Kabinda Papua, Pemerintah Provinsi Papua, KPU Papua termasuk pimpinan partai politik. Kegiatan yang digelar di Hotel Sunny Abepura ini juga dihadiri Bupati Tolikara, Jhon Tabo dan Pj Bupati Kabupaten Jayapura, Triwarno.

Kegiatan ini diawali dengan pemaparan Egi Sunandar mewakili Kabinda. Dikatakan Egi bahwa secara umum kondisi politik dan keamanan di Papua relatif kondusif dan masuk dalam kategori terkendali. Meski demikian pihak BIN tetap memberi catatan untuk 4 hal  yang menjadi potensi kerawanan pada penyelenggaraan yaitu pertama praktek money politik, kedua, netralitas penyelenggara, ketiga, netralitas aparatur Negara dan keempat politik identitas.

Pangdam XVII Cenderawasih diwakili Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapok Sahli), Brigjend TNI Fauzi  menegaskan bahwa dalam Pemilu sudah menjadi perintah yang tak bisa dibantah jika TNI diharuskan bersikap netral dan tidak memihak salah  satu kandidat.

Meski demikian diakui banyak pensiunan jenderal yang kini bergabung dengan partai politik. “Tapi kami tegaskan disini bahwa kami netral dan yang terlibat kami jamin beri sanksi. TNI   harus bisa memastikan ini,” tegasnya. Fauzi juga memberi catatan untuk mengantisipasi upaya yang dilakukan kelompok separatis atau kelompok criminal yang ingin mengagalkan Pemilu.

Ketua KPU, Steve Dumbon menandatangani kesepakatan bersama.

Apalagi dulu menurutnya pernah ada catatan tak mengenakkan dimana bintang kejora pernah berkibar di TPS. “Ini jangan sampai terjadi lagi. Kelompok separatis kami pikir akan terus menjadi peluang menggagalkan atau mengganggu proses pemilu,” jelasnya.

Disini Fauzi juga meminta agar warga tidak golput karena inilah moment untuk mencari pemimpin. “Kami juga nyatakan siap mendukung pengamanan yang dibutuhkan polri dan kami pastikan tidak ada TNI yang terlibat politik praktis baik itu dalam bentuk dukungan truk, armada maupun sarana lain,”imbuhnya.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Polres Jayapura Pastikan Kamtibmas Aman Dan Lancar

Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P Helan, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan…

1 minute ago

BPBD Papua Distribusikan Bantuan Logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mendistribusikan bantuan logistik ke Kabupaten Mamberamo Raya mengantisipasi…

1 hour ago

Gaji Hakim Naik 300 Persen, Akademisi: Gaji Selangit Tak Jamin Bersih

Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…

2 hours ago

Masih Ada Penjarahan dan Pencurian, Polisi Diminta Tingkatkan Patroli

Banyaknya oknum yang memanfaatkan situasi konflik untuk melakukan penjarahan dan pencurian di rumah para korban…

3 hours ago

Produksi Sampah Kota Jayapura Capai 240 Ton/Hari

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Papua menyebut bahwa produksi sampah di daerah…

4 hours ago

Tiga Nama Calon Pelatih Persipura Dikantongi

Tim kebanggaan masyarakat Papua itu sedang menyiapkan skuad yang “mewah”. Sejumlah pesepak bola asal Papua…

4 hours ago