Categories: BERITA UTAMA

Sejumlah Pejabat Disebut Penjahat Demokrasi

Tuding Ada Cawe-cawe Parcok, Minta TNI Ambil Alih

JAYAPURA – Dalam sepekan, dua kali Kantor Gubernur Papua digeruduk massa. Ini berkaitan dengan proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dianggap terlalu banyak dugaan intervensi dari pihak tertentu.

Termasuk massa menilai Pj Gubernur Papua, Agus Fatoni yang dianggap turut mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua. Juga dugaan adanya intervensi dari partai cokelat (parcok).

Senin (11/8), ribuan massa kembali mengepung Kantor Gubernur Papua. Mereka datang sembari membawa spanduk dengan beragam tulisan, ada juga bendera merah putih.

Beragam tulisan di spanduk itu di antaranya “Copot jabatan para penjahat demokrasi”. Narasi ini menempelkan beberapa foto mulai dari Menteri Bahlil Lahadalia, Pj Gubernur Agus Fatoni dan juga Kapolda Papua, Irjend Pol Patrige Renwarin. Lalu ada juga tulisan “PPS, PPD, KPU, Pandis dan Bawaslu bekerja dengan Jurdil dan berintegritas. Jangan mau diintervensi parcok dan penjahat demokrasi”.

Spanduk lainnya bertuliskan “Presiden Prabowo bertindak, biarlah TNI ambil alih amankan PSU agar pemilu di Papua terwujud dengan aman dan damai, tanpa intervensi”. Koordinator aksi, Pdt Jhon Baransano menyampaikan, ada ribuan massa yang terlibat dalam demo ini. Mereka merupakan presentase gereja, adat, komponen pemuda, perempuan, paguyuban dan komunitas sorban.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Arthur Viera: Persipura Bukan Sekadar Klub

Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Dari 5 Kasus, Amankan 9 Tersangka dengan Barang Bukti 2,5 Kg Ganja

Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Harga Bapok di Pasar Melejit, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…

9 hours ago

Memiliki Kesamaan Budaya Sepak Bola, Bek Persipura Sebut Papua Mirip Brasil

Selain itu, bermain sepak bola juga lazim dilakukan di berbagai lokasi terbuka, situasi yang menurutnya…

10 hours ago