Categories: BERITA UTAMA

Libatkan Empat Polda, Temukan Detonator dan Tetapkan Tujuh Tersangka

Ia menjelaskan ketujuh tersangka tersebut masing – masing memiliki peran yang berbeda. Mulai dari Yuni Enumbi yang merupakan mantan personel TNI Kodam XVIII/Kasuari ia berperan sebagai penyandang dana dan pembeli senjata di Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya. Kemudian Teguh Wiyono (TW), berperan sebagai pemasok dan distributor senjata serta amunisi dari Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Eko Sugyono

Moch Herianto (MH), membantu pengemasan dan pengiriman senjata dari Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Muhammad Kamaludin (MK) sebagai operator mesin perakitan senjata api di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Pujiono (P) berperan membuat popor senjata di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.

Eko Sugiyono (ES) yang juga eks personel TNI Kodam XVIII/Kasuari, berperan sebagai perantara dan penyimpan senjata di Kecamatan Prafi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua. Dan Tersangka Adi Pamungkas (AP) berperan sebagai penyimpan senjata dan amunisi di Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY.

“Dari 7 Tersangka ini, 4 Tersangka di tahan Polda Jatim sementara 3 lainnya di Polda Papua, untuk menjalankan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Irjen Pol Patrige. Ia menjelaskan operasi ini dimulai pada 6 Maret 2025 pukul 22.52 WIT, ketika Tim Satgas Gakkum berhasil menangkap Yuni Enumbi di Kampung Ampas KM 76, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Tersangka ditangkap bersama barang bukti berupa 6 pucuk senjata api dan 882 butir amunisi yang disembunyikan dalam tabung kompresor angin. Pada 7 Maret 2025, tim analis diberangkatkan ke Bojonegoro, sementara tim investigasi dari Jayapura bergerak ke Manokwari untuk mengembangkan kasus ini lebih lanjut.

Pada 8 Maret 2025, Tim gabungan Satgas Gakkum di Bojonegoro berhasil menangkap Teguh Wiyono di Perumahan Kalianyar Citra Modern, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. “Dari penggeledahan, ditemukan 982 butir amunisi, perangkat untuk merakit senjata, sebuah mobil pick-up, serta 5 senjata api rakitan,” beber Irjen Pol Patrige. Setelah penangkapan Teguh, lanjutnya tim berhasil menangkap Muhammad Kamaludin dan Pujiono, serta mengamankan Moch Herianto di kediamannya di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Seluruh tersangka dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Irjen Pol Patrige. Lebih lanjut pada 8 Maret 2025, hasil pemeriksaan Yuni Enumbi dan Tegu Wiyono mengarah pada Eko Sugiyono di Manokwari. Tim gabungan Satgas Gakkum berhasil menangkap Eko di kediamannya di Kampung Soribo, Manokwari, dan menemukan 2 pucuk senjata api pendek, 1.147 butir amunisi, serta komponen senjata rakitan yang disembunyikan dalam bunker.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

14 Pelaku Kerusuhan di Stadion LE Ditahan

Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…

21 hours ago

Polres Dogiyai Pastikan Korban Tewas Anggota KKB

Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…

22 hours ago

Hindari Konflik, Fokus Cari 26 Korban Hanyut

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…

22 hours ago

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Bawah Dermaga Poumako

Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…

1 day ago

Tidak Laksanakan Tugas, Gaji 18 Guru di Bulan April Tidak Dibayarkan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…

1 day ago

Sebagian Dokter Spesialis RSUD Merauke Pilih Mogok

Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…

1 day ago