Categories: BERITA UTAMA

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

JAYAPURA–Momentum peringatan Hari Laut Sedunia yang diperingati setiap 8 Juni lalu menjadi refleksi penting bagi Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Papua untuk terus meningkatkan upaya menjaga kelestarian laut Papua sekaligus memberantas berbagai aktivitas ilegal di wilayah perairan.

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem laut Papua merupakan komitmen yang terus dijalankan oleh jajarannya. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang bermukim di wilayah pesisir, untuk bersama-sama menjaga laut Papua dari berbagai bentuk kerusakan.

PS Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, Wilston Latuasan

Menurutnya, praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak masih menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan ekosistem laut di Papua. Aktivitas tersebut tidak hanya merusak terumbu karang dan habitat biota laut, tetapi juga membahayakan keselamatan pelaku sendiri.

“Masyarakat, khususnya nelayan di wilayah pesisir, agar bersama-sama menjaga alam Papua, terutama laut. Jangan lagi merusak daerah sendiri dengan praktik bom ikan atau cara-cara lain yang merusak lingkungan. Akibatnya bukan hanya alam yang rusak, tetapi juga membahayakan diri sendiri,” ujarnya, Rabu (10/6). Wilston mengatakan, pelestarian laut harus menjadi tanggung jawab bersama mengingat Papua memiliki kekayaan bawah laut yang indah dan menjadi salah satu aset penting daerah.

Karena itu, masyarakat diharapkan ikut menjaga terumbu karang serta tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak ekosistem laut. Selain itu, ia juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi penyebab pencemaran laut, terutama sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai dan akhirnya terbawa arus hingga ke pesisir pantai. “Masyarakat jangan membuang sampah ke sungai atau kali.

Saat hujan deras, sampah akan terbawa ke laut dan menyebabkan pencemaran. Padahal Papua dikenal memiliki keindahan alam yang luar biasa. Kalau pantainya dipenuhi sampah tentu akan merusak pemandangan dan lingkungan,” katanya.

Di sisi lain, Polairud Polda Papua juga terus meningkatkan pengawasan terhadap berbagai aktivitas ilegal yang memanfaatkan jalur laut, termasuk penyelundupan barang-barang terlarang. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli rutin dan koordinasi lintas sektor, termasuk bersama TNI Angkatan Laut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

4 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

4 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

5 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

5 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

6 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

6 hours ago