Namun demikian, Wilston mengakui bahwa pemberantasan penyelundupan melalui jalur laut masih menghadapi berbagai kendala. Para pelaku kerap menggunakan perahu motor kecil atau jonson yang mudah berpindah tempat dan tidak terikat pada pelabuhan tertentu sehingga sulit terdeteksi aparat.
“Para pelaku biasanya tidak menggunakan kapal besar, melainkan perahu motor kecil yang bisa bersandar di mana saja. Ini menjadi tantangan bagi kami. Meski demikian, kami tetap berkomitmen memberantas segala bentuk aktivitas ilegal di laut,” tegasnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap jalur laut sangat penting untuk mencegah masuknya berbagai barang terlarang ke Papua, termasuk narkotika jenis ganja yang berpotensi merusak masa depan generasi muda Papua.
“Kalau dari sekarang kita tidak bisa menjaga wilayah laut kita, maka barang-barang terlarang akan dengan mudah masuk ke Papua. Ini menjadi tugas bersama untuk melindungi generasi Papua dari ancaman kejahatan yang memanfaatkan jalur laut,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…