Namun demikian, Wilston mengakui bahwa pemberantasan penyelundupan melalui jalur laut masih menghadapi berbagai kendala. Para pelaku kerap menggunakan perahu motor kecil atau jonson yang mudah berpindah tempat dan tidak terikat pada pelabuhan tertentu sehingga sulit terdeteksi aparat.
“Para pelaku biasanya tidak menggunakan kapal besar, melainkan perahu motor kecil yang bisa bersandar di mana saja. Ini menjadi tantangan bagi kami. Meski demikian, kami tetap berkomitmen memberantas segala bentuk aktivitas ilegal di laut,” tegasnya.
Menurutnya, pengawasan terhadap jalur laut sangat penting untuk mencegah masuknya berbagai barang terlarang ke Papua, termasuk narkotika jenis ganja yang berpotensi merusak masa depan generasi muda Papua.
“Kalau dari sekarang kita tidak bisa menjaga wilayah laut kita, maka barang-barang terlarang akan dengan mudah masuk ke Papua. Ini menjadi tugas bersama untuk melindungi generasi Papua dari ancaman kejahatan yang memanfaatkan jalur laut,” pungkasnya. (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
"KTT ASEAN dengan Rusia? Ya di Kazan ya, tanggal 17," kata Havas di Kompleks Istana…
Berdasar laporan yang diterima oleh Komjen Ramdani, lebih dari 90 persen kejahatan jalanan, insiden, dan…
Ia merupakan striker yang membunuh mimpi Persipura pada partai penentu lolos tidaknya kedua tim melaju…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menilai RSUP Jayapura telah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, nyaman,…
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Merna Cinthia, didampingi hakim anggota Irfan Amos Sampe…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus tetap berjalan…