Categories: BERITA UTAMA

Di Sentani Seorang ODGJ Dikeroyok dan Tewas

SENTANI – Aksi pengeroyokan nampaknya mulai marak di Sentani Kabupaten Jayapura. Dari beberapa pekan terakhir dua diantaranya berujung dengan kematian. Pertama di depan Hotel Horex Sentani dan kedua di BTN Ceria Sentani. Satu kasus lainnya yang sempat menarik perhatian adalah keributan di Kampung Harapan beberapa hari lalu. Untungnya disini bisa segera ditangani dan tak  sampai jatuh korban jiwa.

Untuk yang terakhir adalah kejadian uang menimpa seorang warga berinisial UP yang tinggal di BTN Ceria, Jalan Tabita, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani. UP sendiri diduga  berstatus sebagai ODGJ atau orang dengan gangguan kejiwaan.

Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi,  pada 1 April 2025, UP sempat melakukan pengrusakan rumah seorang warga di BTN Ceria.

Dari aksi yang dilakukan UP, akhirnya memicu kemarahan beberapa warga yang kemudian mengeroyok korban dengan membabi buta sampai UP tak sadarkan diri.

Lanjutnya, setelah penganiayaan yang dialami oleh UP pihak keluarga  sempat melarikan korban untuk dirawat di RS Jiwa Abepura selama empat hari sebelum dinyatakan meninggal dunia pada 7 April 2025.

“Jenazah kemudian dibawa keluarga ke BTN Ceria dan sempat terjadi ketegangan hingga terjadi aksi pengerusakan pagar rumah terduga pelaku,” katanya kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Rabu (9/4) kemarin.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

1 hour ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

2 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

3 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

4 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

5 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

6 hours ago