Keluarga korban yang tidak terima atas kematian UP, langsung melakukan aksi pengerusakan pagar rumah di BTN Ceria, Jalan Tabita, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Senin (7/4).
“Insiden ini dipicu oleh kemarahan keluarga atas meninggalnya PU, yang sebelumnya diduga menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa warga di BTN Ceria tersebut,” terangnya.
Mendengar adanya aksi dari pihak korban, Personel Polsek Sentani Kota bersama anggota Polres Jayapura segera mengamankan lokasi kejadian dan mengimbau keluarga korban untuk melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut secara resmi.
“Kasus ini kini ditangani Polres Jayapura dan sejumlah nama terduga pelaku telah dikantongi. Situasi di lokasi sudah aman dan kondusif,” pungkasnya. (ana/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kapolres Jayawijaya melalui kabag Ops AKP Eddy Tohir Sabara menyatakan saat ini ada beberapa kelompok…
Kegiatan pemeriksaan rutin ini mencakup beberapa sasaran utama sikap tampang dan kerapian Pemeriksaan gampol (seragam…
Penyidikan kasus insiden berdarah di perumahan Rafles Residence, Jalan Irigasi Ujung, Mimika, memasuki babak baru.…
Wakil Bupati Yalimo, Yan Kirakla, SPd, meminta aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini berada…
- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil Papua Selatan, Indrajaya menyebutkan bahwa…
Mereka tergabung dalam Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah. Di setang sepeda, bendera Merah…