Categories: BERITA UTAMA

Disinyalir Proses Delivery Macet Alasan Pilot Dibunuh

JAYAPURA – Pasca kasus pembunuhan pilot  Glen Malcolm pada Senin (5/8) lalu, hingga Kamis (9/8) teka teki terkait mengapa pilot asal New Zealand ini dibunuh masih menjadi pertanyaan besar. Pasalnya beberapa hari sebelumnya salah satu pimpinan TPN OPM, Egianus Kogoya menyatakan akan segera membebaskan pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens dan selang berapa hari kemudian pilot New Zealand  lainnya justru dibunuh.

Salah satu akademisi Uncen, Marinus Yaung menyatakan bahwa TPN OPM harus jujur mengakui bahwa merekalah pelaku utama yang menembak dan membunuh sang pilot secara sadis di Distrik Alama kemarin.

Yaung mendapat informasi bahwa saat di bandara Alama ada komunikasi yang miss yang membuat anggota TPN OPM marah kemudian melakukan pembunuhan. Dosen Fisip Uncen ini menyebut disinyalir ada “Paket Penting” milik Egianus yang gagal terkirim sehingga anggota TPN OPM yang sudah menunggu di bandara Alama kesal dan marah kemudian melakukan pembunuhan.

Namun ini kata Yaung diluar kontrol Egianus alias bukan by design.  “Beberapa anggota kelompok OPM wilayah Nduga pimpinan Egianus Kogoya adalah pelaku utama. Tapi semua tanpa perintah Egianus  kemudian melakukan penembakan dan pembunuhan terhadap pilot Glen saat baru mendarat dan sedang menurunkan penumpang.

“Jadi pilot Glen ditembak  bukan sesuatu yang direncanakan. Tetapi terjadi secara tiba – tiba dan bukan direncanakan,” tambahnya.

Yaung mendapati informasi bahwa ada komunikasi melalui saluran komunikasi SSB yang kemudian terjadi keributan dalam komunikasi antara pilot Glen dengan anggota OPM yang datang mendekat ke pintu helikopter. Akibat miss komunikasi itulah anggota KKB atau OPM kemudian menembak pilot Glen. “Jadi sekali lagi kasus ini by accident,” tambahnya.

Ditanya soal komunikasi apa yang terjadi perdebatan, Yaung menambahkan bahwa diduga anggota OPM bertanya ke pilot Glen tentang “Paket Penting” dari Timika yang tidak dibawa oleh pilot Glen.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Tahun 2025, Curanmor Kasus Paling Menonjol di Mimika

Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan bahwa jumlah kasus yang terjadi dan ditangani oleh Polres Mimika di…

3 hours ago

Pemprov Papua Selatan Bahas Persiapan Pindah Kantor Baru

Pembahasan ini diikuti oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Biro di lingkup…

4 hours ago

Puncak Arus Balik, 9 Januari 3000 Orang Akan Masuk Mimika

Rachmansyah menjelaskan bahwa sebelumnya saat puncak arus mudik di pelabuhan Poumako Timika terpantau berjalan aman…

5 hours ago

Anggota MRP Diminta Berpegang pada Aturan

Gubernur Apolo menegaskan, pertama bahwa dalam melaksanakan tugas harus senantiasa meminta petunjuk dari yang Maha…

7 hours ago

Pembayaran Denda Adat Berujung Saling Serang, Satu Orang Luka -luka

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I,K menyatakan membenarkan adanya aksi saling serang…

8 hours ago

Pemadaman Listrik di Mimika Karena Faktor Cuaca Ekstrem

Ia mengungkapkan, cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai angin kencang serta aktivitas petir yang…

9 hours ago