Gubernur juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan penyelenggara layanan kesehatan. Ia mengingatkan agar tenaga medis tidak selalu menjadi pihak yang disalahkan ketika terjadi persoalan.
“Jangan selalu menyalahkan dokter dan perawat. Kalau mereka takut melayani karena khawatir disalahkan, lalu siapa yang akan melayani kesehatan masyarakat Papua,” katanya.
Lebih lanjut, Fakhiri menegaskan jika dirinya membuka akses komunikasi langsung bagi masyarakat yang mengalami kendala layanan kesehatan.
“Nomor saya terbuka untuk masyarakat. Tolong sampaikan lewat WhatsApp jika ada kendala, supaya bisa segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia berharap, dengan penyampaian keluhan melalui jalur resmi dan komunikasi yang baik, kualitas pelayanan kesehatan di Papua dapat terus ditingkatkan tanpa menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik. (fia/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Persipura baru menelan kekalahan 2-3 dari Barito Putera di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Sabtu…
Namun yang cukup menyita perhatian dua gol Barito Putera ini dihasilkan oleh anak muda Papua…
Banyaknya lahan yang sengaja dibakar oleh oknum warga di wilayah yang sulit di jangkau dengan…
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, mewakili Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan, mengatakan…
Kepala Dinas Kominfo Papua, Jeri Agus Yudianto menilai, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat membuat…
Kapolres Boven Digoel Kompol Dian Novita Pitherzs melalui Kasi Humas Aipda Ikhsan mengatakan, berdasarkan keterangan…