Papua Pegunungan 33,96 persen, Papua Selatan 29,30 persen, dan Papua Tengah 28,33 persen. Padahal, rata-rata realisasi belanja provinsi nasional telah mencapai 38,52 persen,” ujarnya. Tito menjelaskan, daerah-daerah yang rendah belanjanya, agar secepatnya mendorong ada perputaran uang di daerah masing-masing, karena belanja pemerintah menggerakkan perputaran uang juga mendorong sektor swasta tetap hidup.
“Provinsi Papua Tengah harus menjaga level pertumbuhan ekonomi agar tetap positif, mengingat kontribusi dari sana cukup signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kawasan timur Indonesia,” ujarnya pula.
Dia menambahkan, pihaknya mendorong tiga provinsi tersebut untuk melakukan diversifikasi pangan berbasis potensi lokal, karena dinilai dapat menjaga ketahanan pangan dan menekan kenaikan harga terutama komoditas beras yang kerap menjadi pemicu inflasi.
“Kalau bisa tolong segera didorong gerakan diversifikasi pangan ini menggunakan potensi lokal yang ada,” ujarnya lagi. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG 725/WRG Letkol Inf Muhamad Safril menyatakan meskipun saat iniTNI/POLRI sedang diberikan…