

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat berikan arahan dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tabi Entrop, Kamis (7/8). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Pendidikan Kota Jayapura menggelar kegiatan Sosialisasi Regulasi Pembelajaran dan Penilaian serta Kebijakan Pembelajaran Mendalam dalam rangka pengembangan kurikulum bagi seluruh kepala SD/MI se-Kota Jayapura yang berlangsung di Hotel Grand Tabi Entrop, Kamis (7/8).
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan dasar. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru yang turut hadir memberikan arahan.
Rustan Saru menegaskan pentingnya pembekalan konsep yang matang bagi para kepala sekolah, agar mereka mampu menjalankan perannya sesuai regulasi yang berlaku dan mampu menghadirkan pendidikan berkualitas.
“Para kepala sekolah perlu dibekali dengan pemahaman yang kuat tentang regulasi dan arah kebijakan pendidikan. Tanpa itu, kita khawatir pengelolaan sekolah bisa menyimpang dari aturan yang berlaku, baik dalam aspek pembelajaran, manajemen anggaran, penataan SDM guru, maupun kerja sama dengan stake holder,” ujar Rustan Saru.
Menurutnya, sosialisasi ini menjadi langkah konkret pemerintah kota dalam memastikan seluruh kepala sekolah memiliki pemahaman yang sama dan sejalan dengan arah pembangunan pendidikan Kota Jayapura.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…