Ia juga mengajak berbagai elemen masyarakat sipil untuk memberikan dukungan moral terhadap perjuangan masyarakat adat yang sedang menempuh jalur hukum tersebut. Menurutnya, solidaritas diperlukan agar masyarakat adat tidak menghadapi proses hukum itu sendirian.
Natalis menilai tanah dan hutan memiliki arti penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat Papua. Karena itu, ia mengingatkan bahwa upaya menjaga wilayah adat tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan tanah, tetapi juga dengan kelangsungan hidup masyarakat di masa depan.
Karena itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses persidangan yang akan berlangsung di PTUN Jayapura, termasuk menghadiri sidang-sidang berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap para penggugat. “Harapannya, masyarakat tetap hadir dan mengawal proses ini, baik pada sidang pertama maupun sidang berikutnya,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby Johanis Enos Awi,…
"Terkait dengan kondisi korban yang ditemukan dapat dikenali oleh pihak keluarga korban. Bukti fisik yang…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pentingnya disiplin bagi para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka…
Diduga jembatan yang menghungkan Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori patah akibat dilintasi truk yang…
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Pegunungan Noak Tabo S.IP, M.KP…