Ia juga mengajak berbagai elemen masyarakat sipil untuk memberikan dukungan moral terhadap perjuangan masyarakat adat yang sedang menempuh jalur hukum tersebut. Menurutnya, solidaritas diperlukan agar masyarakat adat tidak menghadapi proses hukum itu sendirian.
Natalis menilai tanah dan hutan memiliki arti penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat Papua. Karena itu, ia mengingatkan bahwa upaya menjaga wilayah adat tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan tanah, tetapi juga dengan kelangsungan hidup masyarakat di masa depan.
Karena itu, Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses persidangan yang akan berlangsung di PTUN Jayapura, termasuk menghadiri sidang-sidang berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap para penggugat. “Harapannya, masyarakat tetap hadir dan mengawal proses ini, baik pada sidang pertama maupun sidang berikutnya,” pungkasnya. (jim/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut Abisai, hingga saat ini sudah banyak program dan kebijakan yang dijalankan dalam rangka implementasi…
Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan masih banyak oknum perusahaan di…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Plh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Irene Pagawak mengatakan seluruh sapi bantuan presiden…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyebutkan baru saja dilakukan penyaluran bantuan dari pemerintah…