Categories: BERITA UTAMA

Dua Orang Mengarah ke Pelaku

Dari Pembunuhan Seorang Petani di Bonggo

JAYAPURA–Penyidik Polres Sarmi terus mendalami kasus pembunuhan terhadap seorang petani bernama Benyamin Singgum (51) yang tewas dianiaya sekelompok pemuda di Kampung Mawes Mukti SP6, Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, pada Kamis (1/1) sore.

Kapolres Sarmi AKBP Ruben Palayukan mengatakan hingga kini pihak kepolisian telah mengamankan empat orang untuk kepentingan penyelidikan. Dari jumlah tersebut, dua orang masing-masing berinisial M (22) dan Z (23) telah mengarah sebagai terduga pelaku.

“Saat ini kami belum menetapkan tersangka. Namun dua orang yang diamankan sudah mengarah ke terduga pelaku,” ujar AKBP Ruben Palayukan melalui sambungan telpon, Senin (5/1).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, motif penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia diduga dipicu oleh prasangka para pelaku yang menuding korban memiliki ilmu hitam.

“Motifnya masih sesuai dengan keterangan awal, para terduga pelaku menduga korban memiliki ilmu hitam,” jelas Kapolres.

AKBP Ruben menegaskan, proses penyidikan akan dilakukan secara profesional guna memastikan penegakan hukum berjalan adil dan transparan bagi keluarga korban.

“Untuk saat ini situasi di lokasi kejadian masih kondusif. Kami pastikan penanganan perkara dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIT di Jalur 9 Kampung Mawes Mukti. Informasi awal menyebutkan korban mengalami penganiayaan berat yang menyebabkan luka serius di sejumlah bagian tubuh.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

9 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

10 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

11 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

12 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

13 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

14 hours ago