Saksi yang melihat para korban tergeletak langsung melaporkan kejadian tersebut ke Piket Polres Supiori. Petugas yang mendatangi TKP segera melakukan tindakan pertolongan dengan membawa para korban ke RSUD Supiori.
Menurut Marthen, pengendara motor Neles Koibur dan penumpang Marconi Samber meninggal dunia pada pukul 01.30 WIT. Sementara Kelyops Anggresu menyusul pada pukul 03.15 WIT.
“Kecelakaan tersebut terjadi diduga korban dalam keadaan pengaruh alkohol (mabuk), sehingga hilang kendali menabrak trotoar jalan. Kami akan lebih tegas lagi bagi yang masih sering mengonsumsi minuman keras,” katanya.
Terkait ini Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri secara tegas menyampaikan bahwa kalau anggota minum keras dan mati ya itu risiko dia sebab TNI Polri sudah disampaikan untuk jangan melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri termasuk menurunkan citra kepolisian.
“Ya silakan tanggung sendiri sebab itu sudah kami ingatkan bahwa miras itu jangan disentuh oleh Polisi. Kalau sudah begini berarti tanggung sendiri,” imbuhnya. (ade/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…