

Yasinta Moiwend atau yang akrab disapa Mama Sinta menegaskan keberangkatannya ke Jakarta dilakukan atas kemauan sendiri dan menggunakan biaya pribadi.
JAKARTA-Tokoh perempuan adat sekaligus pejuang lingkungan asal Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau yang akrab disapa Mama Sinta, membantah berbagai tudingan yang menyebut dirinya mendapat intimidasi dari aparat TNI.
Mama Sinta menegaskan keberangkatannya ke Jakarta dilakukan atas kemauan sendiri dan menggunakan biaya pribadi. Tujuannya datang ke ibu kota adalah untuk mencari keadilan, terkait penggunaan wajahnya tanpa izin dalam film dokumenter berjudul Pesta Babi.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas narasi yang beredar di media sosial, termasuk unggahan akun media lokal @laolao_papua yang menyebut dirinya dijemput secara paksa dan mendapat fasilitas perjalanan dari PT Jhonlin Group.
“Itu tidak benar nak, itu tidak benar. Saya naik pesawat biasa dengan penumpang. Saya tidak naik kapal ke Merauke atau ke Boven Digoel dengan pesawat helikopternya Haji Isam. Itu tidak ada, itu omong kosong. Itu namanya provokator,” kata Mama Sinta, Minggu (31/5).
Perempuan berusia 62 tahun tersebut juga menegaskan, dirinya tidak pernah memiliki hubungan maupun bertemu langsung dengan pengusaha Haji Isam. Menurutnya, seluruh perjalanan dari Wanam menuju Merauke, kemudian melanjutkan penerbangan ke Jayapura hingga Jakarta dilakukan secara mandiri.
Selain membantah keterlibatan pihak swasta, Mama Sinta juga menolak keras tuduhan yang menyebut dirinya mendapat tekanan atau intimidasi dari aparat militer. “TNI tidak jemput saya, tidak ada intimidasi. Kenapa kalian yang repot dengan saya? Saya datang ke Jakarta karena harga diri saya,” ujarnya.
Mama Sinta meminta masyarakat untuk tidak mengaitkan persoalan yang sedang dihadapinya dengan isu Proyek Strategis Nasional (PSN). Ia menegaskan, kedatangannya ke Jakarta murni berkaitan dengan persoalan pribadi yang menyangkut martabat dan kehormatannya.
Page: 1 2
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…