Categories: PARIWARA

Di Jayapura, Ribuan Masyarakat Antusias Hadiri Diskusi Publik Tentang PSN

Apolo Safanpo: Hasil Diskusi PSN Akan Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

JAYAPURA-Proyek Strategis Nasional (PSN) kembali menjadi topik hangat yang menyita perhatian masyarakat Papua. Hal itu terlihat dalam Diskusi Publik bertema Proyek Strategis Nasional dan Kesejahteraan Masyarakat Papua yang digelar di Kantor Gubernur Papua, Sabtu (30/5).

Panitia menyebut kegiatan tersebut dihadiri seribu lebih peserta yang terdiri dari mahasiswa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan terkait pelaksanaan PSN, khususnya di wilayah Papua Selatan.

Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua Frits Ramandey, Pengamat Kebijakan Publik Methodius Kossay, Antropolog Universitas Cenderawasih Abner Krey, Ketua Marga Gebze Kampung Urumb Yohanes Yandi Gebze, serta Ketua DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Max Abner Ohee.

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengatakan forum tersebut penting untuk memberikan penjelasan yang utuh kepada masyarakat terkait berbagai isu yang berkembang terkait PSN. “Seminar ini sangat baik untuk mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat. Pemerintah bisa menjelaskan sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai program-program pembangunan strategis yang dilaksanakan pemerintah pusat maupun daerah di tanah Papua,” kata Apolo kepada wartawan.

Para pemateri dalam diskusi publik foto bersama unsur forkopimda dan peserta yang hadir untuk menyaksikan diskusi publik di Kantor Gubernur Papua, Sabtu (30/5).

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap pembangunan yang sedang berlangsung di Papua. “Pesertanya lebih dari seribu orang, di luar perkiraan kami. Mudah-mudahan masyarakat dan mahasiswa yang hadir mendapatkan informasi yang berimbang dari para narasumber,” ujarnya.

Gubernur mengatakan, PSN dan program-program lainnya yang bernilai strategis yang dilakukan adalah mempercepat pembangunan baik pembangunan nasional maupun di daerah. Semua itu bertujuan menetapkan pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan.

“PSN ini sebelum kita ada, dia sudah ada, setiap tahun ada PSN,” kata Apolo. Mantan Rektor Uncen ini menegaskan, PSN sudah ada dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ditetapkan pemerintah pusat. Sedangkan proyek-proyek yang bernilai strategis yang ada dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu namanya Program Strategis Daerah (PSD).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Statistik Berpihak ke Spanyol

Laga puncak ini mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda. La Furia Roja -julukan Spanyol tampil…

5 hours ago

Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga

Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…

1 day ago

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Papua Selatan Hindari Silpa Dana Otsus

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…

1 day ago

Dinilai Tidak Transparan, Ajak Masyarakat Papua Bergerak

  Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…

1 day ago

Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Astamaops Kapolri  Tekankan Pendekatan Humanis

Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…

1 day ago

KPK dan Kejati Papua Perkuat Sinergi Cegah Korupsi

   Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…

1 day ago