Mereka juga meminta Komnas Perempuan memberikan perlindungan hukum dan pemulihan psikososial, serta mendesak Komnas HAM RI melakukan penyelidikan terkait dugaan upaya pembungkaman terhadap Mama Yasinta dan memastikan pihak-pihak yang berada di balik peristiwa tersebut.
Sementara itu, Pendamping Hukum Suara Perempuan Papua Bersatu, Novita Opki, mengajak masyarakat untuk tetap memberikan dukungan kepada Mama Yasinta.
Menurutnya, kondisi yang dialami Mama Yasinta saat ini patut menjadi perhatian bersama dan tidak seharusnya memunculkan tindakan menyalahkan korban.
“Mari kita dukung perjuangan Mama Yasinta. Kami meyakini apa yang dilakukan beliau saat ini bukan sepenuhnya lahir dari kehendaknya sendiri, melainkan ada tekanan dari pihak tertentu yang ingin menciptakan kesan bahwa masyarakat Papua, khususnya Mama Yasinta, mendukung PSN,” pungkas Novita. (el/rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
egenda Persipura Jayapura, Fison Merauje menilai pertemuan sang juara bertahan Argentina dengan Spanyol merupakan sebuah…
Wakapolres Jayawijaya Kompol Albertus Mabel, S,IK, M.AP menyatakan meskipun konflik telah selesai namun tak bisa…
Ledakan terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan…
Merespons tragedi terbaru yang menewaskan seorang pemancing bernama Firman (22) pada, Selasa (14/7) dini hari,…
Gabungan personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim, Ka SPKT, Samapta, Polsek Merauke Kota, dan Polsek…
Rory juga mengimbau seluruh pelaku usaha di Kota Jayapura agar tidak menunda pembayaran pajak…