

Kondisi terkini gedung Pasar Tradisional Mapurujaya. (Foto: CENDERAWASIH POS/MOH. WAHYU WELERUBUN).
MIMIKA- Pemerintah Kabupaten Mimika berencana menghidupkan kembali Pasar Tradisional Mapurujaya di Distrik Mimika Timur. Langkah ini diambil untuk menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat setempat yang sempat lumpuh. Pasar tersebut kini telantar. Aktivitas perdagangan terhenti total selama hampir satu tahun, justru setelah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika selesai melakukan renovasi.
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat seperti gedung tak berpenghuni. Padahal, pemerintah daerah sebelumnya sudah mengucurkan anggaran untuk perbaikan fisik, termasuk menimbun halaman parkir pasar. Namun, operasional pasar hanya berjalan seumur jagung.
Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan komitmennya untuk menghentikan siklus pemborosan anggaran ini. Ia menyoroti kebiasaan buruk pemerintah yang terus melakukan renovasi tahun demi tahun tanpa ada pemanfaatan yang jelas.
“Jadi kita harapkan dalam waktu dekat ini semua jalan, saya akan buat rapat koordinasi minggu depan untuk langsung kita selesaikan ini. Yang pertama pengamanan harus kita siapkan di sini (Pasar Mapurujaya) untuk kita cepat dan tetap harus jaga,” kata Johannes saat ditemui wartawan, Sabtu, (30/5).
Page: 1 2
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…
Antrean panjang ini terjadi menyusul dugaan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di…
Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian…