Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan cukup besar. Beberapa rumah diketahui dalam keadaan kosong saat kejadian, sementara penghuni rumah lainnya berhasil menyelamatkan diri.
AKBP Fauzan menyebutkan, berdasarkan analisis sementara, para pelaku diduga bukan berasal dari masyarakat Kota Mulia, melainkan dari distrik-distrik lain yang saat ini masih menetap di Mulia untuk menunggu pelantikan bupati terpilih.
“Dari keterangan saksi-saksi, pelaku diduga bukan warga asli Mulia. Mereka berasal dari luar dan masih tinggal di Mulia karena menunggu pelantikan,” katanya.
Hingga saat ini, pihak korban belum membuat laporan resmi kepada kepolisian. Meski demikian, aparat terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembakaran.
“Sudah ada saksi yang memberikan keterangan, namun belum ada yang dapat mengidentifikasi pelaku secara pasti. Kami akan terus menyelidiki agar pelaku dapat segera ditangkap,” tegasnya.
Terkait kemungkinan motif politik di balik kejadian ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan. Namun, kondisi keamanan di wilayah Puncak Jaya masih tergolong rawan.
“Saat ini tidak ada lagi kubu-kubuan karena upaya perdamaian melalui acara adat ‘Bela Doli’ sudah 60 persen terlaksana, tinggal prosesi makam bersama. Warga dari distrik-distrik masih tinggal di Mulia,” ungkap AKBP Fauzan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas malam hari, khususnya di wilayah rawan, demi menjaga keselamatan. “Karena sebagian besar insiden terjadi di malam hari, kami mengingatkan warga untuk lebih waspada dan menjaga diri,” pungkasnya.(rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…