Categories: EKONOMI BISNIS

Pembentukan Koperasi Merah Putih Butuh Kolaborasi

JAYAPURA – Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan. Melalui Inpres tersebut, pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang akan diluncurkan pada 12 Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

  Untuk itu, Pemprov Papua mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk aktif mengawal pembentukan Koperasi Merah Putih hingga ke tingkat desa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan program nasional yang ditargetkan meluncur serentak pada Juli mendatang.

   Asisten II Sekretaris Daerah Papua, Setiyo Wahyudi mengatakan pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan amanat nasional. Targetnya  80.000 koperasi terbentuk di seluruh Indonesia.

   “Pemprov Papua telah berkoordinasi melalui beberapa kali pertemuan daring dengan pemerintah kabupaten/kota,” ungkap Setiyo, Kamis (29/5).

  Adapun posisi Pemprov sendiri kata Setiyo adalah sebagai fasilitator, sedangkan dinas-dinas teknis di tingkat kabupaten/kota berperan langsung di lapangan.

“Mereka yang akan menjangkau desa-desa. Mereka juga bertugas mengawal pembentukan koperasi hingga tahap legalisasi,” ucapnya.

  Dikatakan bahwa saat ini, kendala utama masih pada sisi pembiayaan, terutama untuk biaya notaris. Menurutnya, hasil rapat dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menyebutkan biaya notaris untuk satu koperasi mencapai Rp 2,5 juta.

   “Namun, pembiayaan itu masih menunggu arahan teknis. Apakah akan dibebankan ke Himbara, pemerintah daerah, atau melalui dana desa,” ujarnya.

  Setiyo berharap adanya koordinasi lintas lembaga dan sinergi dari tingkat provinsi hingga desa. Sehingga pembentukan koperasi Merah Putih di Papua bisa berjalan sesuai target nasional.

  Sebelumnya, Direktur Utama Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Papua Desty Pongsikabe menyebut pendirian Koperasi Merah Putih membutuhkan kolaborasi yang kuat. Terutama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.

  Dengan begitu, dapat memastikan percepatan dan keberhasilan pembentukan koperasi di berbagai desa dan kelurahan. “Saya harap Koperasi Merah Putih di Papua bisa hadir di setiap kampung. Dengan begitu, dapat membantu perekonomian di pedesaan dan membantu kesejahteraan masyarakat setempat,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Terbukti Lakukan Pungutan, Kepsek Terancam Dicopot

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…

17 hours ago

Wali Kota Salurkan Bantuan untuk 44 UMKM dan OAP Kurang Mampu

   Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…

18 hours ago

Sempat Tegang, Eksekusi Lahan Bukit Jokowi Batal

   Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…

20 hours ago

Pengembangan Pariwisata Harus Angkat Kearifan Lokal

   Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…

21 hours ago

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

22 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

23 hours ago