Categories: BERITA UTAMA

Karena Faktor Ekonomi Satwa Dilindungi Terpaksa di Jual

JAYAPURA – Perdagangan satwa liar dilindungi melalui media sosial (medsos) di Papua khususnya Kota/Kabupaten Jayapura marak terjadi, dan menjadi masalah serius. Satwa seperti Kangguru pohon, Kuskus, Rusa hingga Burung Cenderawasih yang seharusnya dilindungi, malah dijual secara online melalui platform seperti Facebook.

Adapun faktor-faktor seperti ekonomi, permintaan konsumen, dan hiburan menjadi pendorong utama perdagangan ilegal ini. Namun disisi lain para perdagangan ini tidak hanya merugikan satwa yang dilindungi, tetapi juga mengancam keanekaragaman hayati dan ekosistem secara keseluruhan.

Jhoni Santoso Silaban (Foto: Jimi/Cepos)

Menanggapi itu Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua Jhoni Santoso Silaban mengatakan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti salah satu dari sekian banyak akun Facebook yang sering melakukan transaksi jual beli satwa lindung tersebut.”Kasus ini sudah ditidaklanjuti oleh kami dengan melakukan pengecekan ke lokasi penjualan satwa liar tersebut pada hari Sabtu, 24 Mei 2025,” kata Jhoni dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, pada Jumat (30/5).

Namun, Jhoni mengaku pihaknya telah melakukan penelusuran tim BKSDA Papua tidak menemukan lagi pelaku beserta barang buktinya di lokasi. Dikatakan, maraknya jual beli satwa dilindungi berpotensi hilangnya kemampuan adaptasi hewan tersebut karena hidup di luar habitatnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

24 minutes ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

4 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

10 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

11 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

12 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

13 hours ago