

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Budiono (ketiga dari kiri) didampingi Manager PLN UP3 Nabire, Parmonangan Andreas Sitorus (kanan), menyerahkan bantuan secara simbolis kepada beberapa masyarakat Kelurahan Oheye, Kabupaten Nabire, pada acara Safari Ramadhan BUMN, Kamis (28/3) didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Piter Erari (kedua dari kiri).
NABIRE – Dalam rangka kegiatan Safari Ramadan BUMN 2024, PT PLN (Persero) menyiapkan 1.000 paket sembako harga murah untuk masyarakat di Kelurahan Oyehe, Kecamatan Nabire, Papua Tengah.
Berkolaborasi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), acara yang dipusatkan pada Taman Gizi, Nabire tersebut menjadi salah satu upaya negara hadir dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di tanah Papua khususnya di Nabire.
Yulita (65), salah satu masyarakat asal Deiyai, Nabire mengungkapkan rasa senangnya atas terselenggaranya acara pasar murah ini. Dirinya mengaku sejak tahun 1980 tinggal di Nabire, ini menjadi pengalaman kali pertama bisa membeli beras, minyak dan gula dengan harga yang lebih murah.
“Mama dapat info ini dari anak-anak. Setelah itu mama datang kesini, ikut mengantri dan ini mama mau langsung masak. Terima kasih mama ucapkan kepada Bapak Menteri BUMN Erick Thohir dan PLN, Tuhan yang balas kebaikan semuanya,” paparnya.
Senada dengan Yulita, Mario Marinus Mambiyue (40) salah satu warga penerima manfaat sembako murah juga merasa bersyukur karena kegiatan kali ini sangat membantu dirinya.
“Di masa menjelang hari perayaan lebaran harga-harga sembako mulai naik dan mulai sangat terasa sekali. Saya merasa senang selama 9 tahun tinggal di Nabire baru kali ini ada program yang membantu dan peduli dengan kesejahteraan masyarakat. Saya berharap bisa dilaksanakan lagi di tahun-tahun selanjutnya. Terima kasih PLN, Kementerian BUMN dan pemerintah. Bantuan kecil ini sangat berarti bagi kami,” ucap Mario.
Terdiri dari 5 kilogram (kg) beras, 1 kg gula pasir, serta 1 liter minyak goreng, paket sembako murah tersebut dibandrol dengan harga Rp75 ribu saja. Tentunya momen ini tidak disia-siakan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat terutama kaum ibu-ibu.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…