Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada anak-anak adat Tabi dan Saireri. “Ini adalah panggilan sejarah. Jangan biarkan perjuangan ini sia-sia. Berdirilah tegap, kobarkan semangat, kita akan menangkan Papua dengan cara yang terhormat dan bermartabat,” serunya.
BTM menegaskan bahwa musuh terbesar bukanlah lawan politik, tetapi keraguan dalam diri sendiri. “Jika kita tetap solid, tetap percaya, dan tetap berpegang teguh pada keyakinan kita, tidak ada satu kekuatan pun yang dapat meruntuhkan semangat kita,” ujarnya.
Di akhir pidatonya, BTM mengajak seluruh rakyat Papua untuk menjadikan setiap langkah sebagai bagian dari perjalanan menuju kemenangan. “Jangan pernah takut, jangan pernah ragu, karena kita berjalan dalam kebenaran. Kita adalah pejuang yang telah ditempa oleh sejarah, kita adalah penerus yang akan mengukir kemenangan baru untuk Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ia ditangkap setelah, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Yahukimo melakukan pemantauan terhadap pergerakannya…
Zona pertama mencakup kawasan Danau Sentani yang difokuskan pada sektor pariwisata dan jasa, sekaligus pengembangan…
”Pada hari ke-29 bulan Ramadhan, menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI,…
Di bukit itu, belasan kitiran berdiri berjajar. Ukurannya beragam. Ada yang kecil dengan diameter 20–30…
Isu ini muncul dalam konteks konflik terbuka yang melibatkan Israel dan Iran, serta dinamika politik…
Jenderal bintang dua TNI AD itu berharap semua pihak percaya pada proses yang dilakukan oleh…