Categories: PILKADA 2024

Terlihat Tegang dan Tak Maksimal Manfaatkan Waktu

JAYAPURA – Antusiasme mewarnai debat Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Papua tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula lantai lV Gedung KPU Papua, Rabu (30/7) malam. Acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam itu berakhir menarik dan banyak cerita.

Antusiasme para pendukung dari kedua pasangan calon tetap tinggi meski dibatasi hanya 40 orang yang boleh memasuki ruang debat. Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Benhur Tomi Mano-Constan Karma (BTM-CK) mengenakan kemeja kotak-kotak merah dengan bawahan hitam. Untuk pendukungnya sebagian mengenakan pakaian merah dan putih.

Sementara itu, paslon nomor 2, Matius Fakhiri-Aryoko Rumaropen (MARI-YO) mengenakan pakai kemeja putih bawahan hitam. Kemudian para pendukungnya juga mengenakan pakaian sesuai dengan partainya masing-masing.

Tak hanya menyampaikan visi dan misi, pada debat publik ini juga mengusung tema “Papua Sejahtera, Maju, Inklusif, dan berkelanjutan dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Terdapat lima sub tema, yaitu, Peningkatan Kesejahteraan dan Pelayanan Dasar bagi Seluruh Rakyat Papua, Membangun Infrastruktur dan Ekonomi Lokal yang Tangguh dan Berkelanjutan, Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Transparan dan Melayani Masyarakat.

Kemudian, Harmoni Sosial dan Penguatan Peran Kelompok Rentan dalam Pembangunan, Meneguhkan Papua dalam Bingkai NKRI melalui Pendidikan, Budaya dan Kebangsaan. Ketua KPU Provinsi Papua Diana Dorthea Simbiak mengatakan, debat publik ini berdasarkan tahapan jadwal pasca putusan MK. Hal tersebut disampaikan Dorthea kepada Cenderawasih Pos usai debat.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Recent Posts

Regulasi yang Dibuat Harus Lindungi Hak-hak OAP

Wakil Ketua Fraksi NasDem, Albert Meraudje, menegaskan bahwa semangat Otonomi Khusus (Otsus) harus mendarah daging…

7 hours ago

Bangunan yang Rusak Diterjang Gelombang Pasang Bertambah

Dari pantauan media ini, jumlah gazebo yang rusak bertambah. Jika gazebo yang rusak tersebut baru…

7 hours ago

IDI Akui Dokter Spesialis di Papua Masih Kurang

Meski begitu, IDI Papua terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam kondisi serba kekurangan.…

8 hours ago

Seorang Nelayan Tewas Ditikam di Lokalisasi Km 10

Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial…

8 hours ago

Enam Pemuda Dibekuk, Disinyalir Anggota Muda KKB

Pertama ada yang menyebut enam pemuda ini sedang mencari kayu bakar di Jl Gunung, Dekai…

9 hours ago

DPO Lima Kasus Curas Diringkus

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim AKP Sugarda Aditnya, S.T.K, MH membenarkan penangkapan terhadap salah satu…

9 hours ago