Hal ini disampaikan, dikandung maksud untuk dijadikan pedoman dan dasar para siswa/murid untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun jiwa seseorang.
“Tindakan bullying sangat merugikan diri sendiri dan sangat mengancam jiwa, untuk itu diharapkan dengan adanya sosialisasi ini siswa/murid dapat memahami dan dijadikan dasar dalam berperilaku sehari-hari” tambah AKP Limbong.
Dalam kesempatan tersebut, Srikandi Bhayangkara Aipda Ernawati, SH menambahkan bentuk-bentuk / jenis bullying agar para siswa/murid dapat lebih jelas untuk memahaminya. Kata Aipda Ernawati, bentuk bullying itu dikelompokkan menjadi 4 jenis, diantaranya Bullying Fisik, Bullying Verbal, Bullying sosial/relasional dan Bullying Cyber.
Di akhir sosialisasi yang dilakukan, para siswa diajak untuk memberikan contoh riil tindakan bullying yang mereka pahami untuk diketahui bersama dan selanjutnya diberikan pemahaman bahwasanya perbuatan tersebut tidak benar dan ada ancaman hukumannya. (tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
emerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM setempat menargetkan pembangunan 13…
PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim…
Ketua Komisi IV DPR Papua, Joni Y. Betaubun mengatakan, Raperda tersebut merupakan hak inisiatif DPR…
Kejuaran Daerah Bupati Keerom Cup Series II Motocross dan Grasstrack Tahun 2026 memberikan banyak cerita.…
Menurut Rahmat, esensi perjuangan tahun 1908 sangat relevan dengan kondisi penegakan hukum modern saat ini.…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, mengatakan korban diketahui…