Hal ini disampaikan, dikandung maksud untuk dijadikan pedoman dan dasar para siswa/murid untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun jiwa seseorang.
“Tindakan bullying sangat merugikan diri sendiri dan sangat mengancam jiwa, untuk itu diharapkan dengan adanya sosialisasi ini siswa/murid dapat memahami dan dijadikan dasar dalam berperilaku sehari-hari” tambah AKP Limbong.
Dalam kesempatan tersebut, Srikandi Bhayangkara Aipda Ernawati, SH menambahkan bentuk-bentuk / jenis bullying agar para siswa/murid dapat lebih jelas untuk memahaminya. Kata Aipda Ernawati, bentuk bullying itu dikelompokkan menjadi 4 jenis, diantaranya Bullying Fisik, Bullying Verbal, Bullying sosial/relasional dan Bullying Cyber.
Di akhir sosialisasi yang dilakukan, para siswa diajak untuk memberikan contoh riil tindakan bullying yang mereka pahami untuk diketahui bersama dan selanjutnya diberikan pemahaman bahwasanya perbuatan tersebut tidak benar dan ada ancaman hukumannya. (tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…