Categories: METROPOLIS

Antisipasi Masuknya Super Flu di Pelabuhan dan Bandara

JAYAPURA–Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas 1 Jayapura mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman varian influenza A H3N2 atau yang dikenal sebagai Super Flu. Langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mencegah masuknya virus tersebut ke wilayah Papua.

Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan tim surveilans untuk bergerak mencari informasi terkait potensi peningkatan kasus di wilayah kerja mereka.

“Kami memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk negara, baik di bandara, pelabuhan, maupun perbatasan. Surveilans diperketat dan edukasi kepada penumpang terus dilakukan, termasuk pemasangan banner informasi di area publik seperti Angkasa Pura,” ujar dr. Danur kepada wartawan, Selasa (13/1)

Meskipun varian H3N2 disebut tidak seganas Covid-19, dr. Danur menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin lengah. Penggunaan thermal scanner kembali dioptimalkan untuk menyaring penumpang dengan suhu tubuh tinggi.

“Jika ditemukan penumpang dengan suhu tinggi, kami lakukan pemeriksaan lanjutan atau anamnesa untuk melihat apakah gejalanya mengarah ke Super Flu. Jika hanya gejala ringan seperti batuk pilek, kami berikan pengobatan di tempat. Namun, jika ada gejala berat atau komorbid seperti sesak napas dan asma, kami segera arahkan ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit terdekat,” jelasnya.

Hingga saat ini, dr. Danur memastikan bahwa belum ditemukan kasus suspek maupun gejala berat yang mengarah ke Super Flu di titik-titik masuk wilayah Papua. “Sejauh ini yang ditemukan hanya batuk pilek biasa karena faktor kelelahan perjalanan,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

4 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

12 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

13 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

15 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

16 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

17 hours ago