

AKBP Umar Nasatekay (foto:Yohana/Cepos )
SENTANI – Polres Jayapura menanggapi upaya Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal pembinaan terhadap orang mabuk yang meresahkan masyarakat. Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K mengatakan, pada prinsipnya pihak kepolisian mendukung kebijakan tersebut, akan tetapi harus ada koordinasi resmi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.
“Mekanismenya seperti apa, harus ada kejelasan, kami Polres Jayapura seperti apa, Pemkab Jayapura, dan pihak-pihak lainnya,” katanya Selasa (27/1).
Menurutnya, kebijakan Bupati Jayapura terkait pembina bagi orang mabuksangat baik,apa lagi dengan situasi saat ini,yang mana peredaran miras dan orang mabuk yang cukup marak.
“Namun teknis pelaksanaan program pembinaan dimaksud harus diperjelas, terkait orang-orang mabuk yang akan dilakukan pembinaan di Rindam oleh Pemkab Jayapura, pada prinsipnya kami mendukung kebijakan tersebut. Tetapi sampai sekarang belum ada koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar AKBP Umar Nasatekay.
Menurutnya, Polres Jayapura siap membantu pemerintah daerah dalam pengamanan pelaksanaan program pembinaan tersebut. Selama ini, keberadaan orang mabuk kerap menimbulkan keresahan dan mengganggu kenyamanan masyarakat di Kabupaten Jayapura.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…