

Sarles Brabar
JAYAPURA – Kepala Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangg) atau BKKBN wilayah Papua, Sarles Babar mengungkapkan bahwa angka prevalensi stunting di Papua perlahan mengalami penurunan.
Menurutnya, penurunan angka stunting di Papua tak terlepas dari kerja keras pihaknya dan stakeholder terkait yang telah berkerja sama dengan Kemendukbangga wilayah Papua selama ini.
Menurutnya kerjasama lintas sektoral salah satunya adalah Badan Gizi Nasional (BGN) melalu penyaluran Makan bergizi Gratis (MBG) sangat membantu pihak dalam mengatasi stunting di Papua.
Angka stunting di Papua secara umum berdasarkan data tahun (2025) berada pada 24 persen. Meski Sarles tak menjelaskan secara detail terkait dengan perbandingan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun yang pasti menurutnya stunting di Papua menurun sekira 4 persen dari sebelumnya sekira diangka 28 persen.
Akan tetapi kepala Kemendukbangga itu menjelaskan setiap kabupaten/kota memiliki data masing-masing. Sebagai contoh di Kota/kabupaten Jayapura angka stuntingnya sudah berada di bawa angka 20 persen. Kasus stunting yang masih tinggi hingga saat ini terdapat di Kabupaten Memberamo Tengah, Memberamo Raya dan beberapa kabupaten lainnya meski tidak signifikan naiknya.
Page: 1 2
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…