

AKBP Umar Nasatekay (foto:Yohana/Cepos )
SENTANI – Polres Jayapura menanggapi upaya Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal pembinaan terhadap orang mabuk yang meresahkan masyarakat. Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K mengatakan, pada prinsipnya pihak kepolisian mendukung kebijakan tersebut, akan tetapi harus ada koordinasi resmi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.
“Mekanismenya seperti apa, harus ada kejelasan, kami Polres Jayapura seperti apa, Pemkab Jayapura, dan pihak-pihak lainnya,” katanya Selasa (27/1).
Menurutnya, kebijakan Bupati Jayapura terkait pembina bagi orang mabuksangat baik,apa lagi dengan situasi saat ini,yang mana peredaran miras dan orang mabuk yang cukup marak.
“Namun teknis pelaksanaan program pembinaan dimaksud harus diperjelas, terkait orang-orang mabuk yang akan dilakukan pembinaan di Rindam oleh Pemkab Jayapura, pada prinsipnya kami mendukung kebijakan tersebut. Tetapi sampai sekarang belum ada koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujar AKBP Umar Nasatekay.
Menurutnya, Polres Jayapura siap membantu pemerintah daerah dalam pengamanan pelaksanaan program pembinaan tersebut. Selama ini, keberadaan orang mabuk kerap menimbulkan keresahan dan mengganggu kenyamanan masyarakat di Kabupaten Jayapura.
Page: 1 2
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…