

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo saat berkunjung ke salah satu sekolah di Abepura beberapa waktu lalu. (foto:Takim/Cepos)Foto A Opening
Terutama Menjelang Kelulusan dan Penerimaan Murid Baru
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan. Ia meminta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti edaran wali kota yang mengatur larangan pungli, khususnya menjelang pengumuman kelulusan dan proses penerimaan murid baru.
Menurut Abisai, Dinas Pendidikan perlu kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA/SMK, agar tidak lagi membebankan biaya tambahan kepada orang tua siswa.
Ia menilai, praktik pungutan yang tidak sesuai aturan hanya akan memberatkan masyarakat, terutama di momen penting seperti kelulusan dan pendaftaran peserta didik baru.
“Edaran sudah jelas. Sekolah tidak boleh lagi memungut biaya tambahan di luar ketentuan. Ini harus dipatuhi oleh semua pihak,” tegasnya saat ditanya Cepos, Selasa (5/5).
Abisai menekankan bahwa visi dan misi Pemerintah Kota Jayapura telah secara tegas menolak segala bentuk pungli di sektor pendidikan. Karena itu, ia tidak akan ragu memberikan sanksi tegas bagi oknum yang masih melanggar aturan tersebut.
“Sanksi akan diberikan tanpa kompromi. Bisa berupa pemindahan tugas hingga pemberhentian, jika terbukti melanggar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa sejumlah kebutuhan dasar siswa, seperti seragam sekolah, termasuk baju batik dan olahraga, saat ini telah ditanggung oleh pemerintah. Dengan demikian, tidak ada lagi alasan bagi pihak sekolah untuk menarik biaya tambahan dari orang tua murid.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…