“Khusus Jayapura, jagung yang sudah masuk kurang lebih 44 ton 700 kilogram. Sementara secara keseluruhan wilayah kerja Bulog Papua yang membawahi enam provinsi dan 10 cabang, total sudah mencapai 93 ton 677 kilogram,” katanya.
Menurut Ahmad Mustari, Bulog juga siap turun langsung ke lapangan untuk menyerap hasil panen dari kelompok tani maupun gabungan kelompok tani binaan kepolisian.
Namun sebelum diterima di gudang Bulog, hasil panen terlebih dahulu diperiksa kualitasnya, termasuk kadar air dan kandungan jamur pada jagung.
“Tim kami akan turun ke lapangan untuk mengecek kualitas jagung sebelum dibawa ke gudang. Kadar air harus 14 persen dan dipastikan tidak ada kandungan aflatoksin atau jamur,” tegasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…
Menurut Dr. Methodius Kossay, data OAP yang akurat dan valid memang sangat krusial dalam menentukan…
Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Jayapura Anitha Hening Yocku dalam keterangannya di Jayapura, Kamis,…