Namun disatu sisi, Kapolresta itu menyebut pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan tiba-tiba terjadi. Lebih lanjut, ia berharap dengan nantinya dibacakan putusan MK berharap dapat membawa harapan baru bagi masyarakat Papua dan kota Jayapura terkhususnya.
Sebutnya masalah Pilkada merupakan pilihan, tapi keamanan adalah milik bersama.
Karena itu pihaknya berharap, seluruh elemen masyarakat mempunyai kewajiban untuk dapat ciptakan ruang aman dan nyaman sesama manusia di Kota Jayapura.
Terkait pengamanan khusus, Kapolresta bilang tidak ada, namun dari awal hari pencoblosan PSU tanggal 6 Agustus, pihaknya telah menyiapkan personel siaga untuk selalu bisa menyikapi perkembangan dinamika yang ada.
“Dua pertiga kekuatan personel disiagakan dari Polresta Jayapura Kota dan jajaran sesuai dengan pekerjaan yang ada, kemudian dikombinasikan dengan patroli garnisun bersama Pemerintah Kota Jayapura,” ungkap Kapolresta.
Kapolresta pun mempersilahkan masyarakat bila ingin menyampaikan aspirasi namun tetap jaga ketertiban sosial. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…