Namun disatu sisi, Kapolresta itu menyebut pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan tiba-tiba terjadi. Lebih lanjut, ia berharap dengan nantinya dibacakan putusan MK berharap dapat membawa harapan baru bagi masyarakat Papua dan kota Jayapura terkhususnya.
Sebutnya masalah Pilkada merupakan pilihan, tapi keamanan adalah milik bersama.
Karena itu pihaknya berharap, seluruh elemen masyarakat mempunyai kewajiban untuk dapat ciptakan ruang aman dan nyaman sesama manusia di Kota Jayapura.
Terkait pengamanan khusus, Kapolresta bilang tidak ada, namun dari awal hari pencoblosan PSU tanggal 6 Agustus, pihaknya telah menyiapkan personel siaga untuk selalu bisa menyikapi perkembangan dinamika yang ada.
“Dua pertiga kekuatan personel disiagakan dari Polresta Jayapura Kota dan jajaran sesuai dengan pekerjaan yang ada, kemudian dikombinasikan dengan patroli garnisun bersama Pemerintah Kota Jayapura,” ungkap Kapolresta.
Kapolresta pun mempersilahkan masyarakat bila ingin menyampaikan aspirasi namun tetap jaga ketertiban sosial. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…
Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…
Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…
Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya secara resmi memulai pelaksanaan Diklat Prajabatan, Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan setempat mulai membenahi layanan pendidikan khusus menyusul rendahnya indeks…