

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA– Langkah antisipatif dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Papua. Kantor -kantor penyelenggara Pemilu di Papua yakni KPU dan Bawaslu. Untuk KPU ada personel polisi yang disiagakan. Sedangkan untuk Bawaslu setelah waktu pencoblosan nampak kantor ini mulai lengang namun setelah putusan MK beberapa hari lalu nampak aparat mulai mengambil posisi.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja yang telah dimulai sejak tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Papua hingga pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU).
Fokus pengamanan tidak hanya menyasar Kantor KPU dan Bawaslu tetapi juga di beberapa titik keramaian dan fasilitas publik.
“Setiap kantor, baik KPU maupun Bawaslu, sampai saat ini masih dijaga oleh personel kami seperti biasa. Tidak ada perubahan jumlah pasukan sejak Pilkada hingga PSU. Meski saat ini proses sengketa hasil PSU Papua sedang berjalan di Mahkamah Konstitusi (MK), pola pengamanan tetap kami lakukan secara konsisten,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengamanan akan terus berlangsung hingga seluruh tahapan PSU dinyatakan tuntas. Jika kondisi sosial di Papua menunjukkan potensi keamanan terganggu, maka jumlah personel akan ditambah sesuai kebutuhan.
“Artinya, kami tidak bisa serta merta langsung menambah pasukan kalau situasi masih landai. Ikuti perkembangan di lapangan dulu termasuk saat putusan MK nanti, jika diperlukan, tentu kekuatan pengamanan akan ditingkatkan,” jelasnya.
Kombes Cahyo pun menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum selama proses persidangan sengketa di MK berlangsung. Ia menekankan pentingnya bijak menggunakan media sosial, agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
Pantauan Cenderawasih Pos, suasana di Kantor Bawaslu Papua pada Kamis kemarin tampak lengang. Jika sebelumnya halaman kantor dipenuhi tenda-tenda yang digunakan aparat keamanan, kini area tersebut terlihat kosong. Meski demikian, aktivitas staf Bawaslu berjalan seperti biasa. Sementara Benhur Tomi Mano meminta seluruh pendukungnya untuk tidak bereuforia berlebihan. Ia menekankan bahwa perjuangan masih panjang dan harus dijalani dengan tenang.
Page: 1 2
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…