

Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Jaya Bripka Apriyandi Pasaribu, SH melaksanakan kunjungan ke SMP Yoanes Arts jalan Domba I Merauke, Propinsi Papua Selatan. Selasa (31/10). (FOTO:Humas for Cepos)
MERAUKE-Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, S.I.K melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Rimba Jaya Bripka Apriyandi Pasaribu, SH melaksanakan kunjungan ke SMP Yoanes Arts jalan Domba I Merauke, Propinsi Papua Selatan. Selasa (31/10). Kunjungan ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada para generasi penerus bangsa.
Selain berkenalan dengan Kepala Sekolah SMP Yoanes Arts yang baru bernama sr. Laurensia, Bhabinkamtibmas Brika Apriyandi juga mendapat masukan dan harapan dari Kepala Sekolah. Dimana mereka meminta pihak Polres untuk melakukan patroli di lingkungan sekolah karena sekolah pernah terjadi pencurian dan sudah sering terjadi.
“Curhatan yang lain, masalah kenakalan anak sekolah yaitu anak-anak pelajar yang sering kabur dari sekolah dengan melompat pagar tanpa izin guru/wali kelas dan para pemabok dari sekitar lingkungan sekolah datang ke sekolah untuk mencoret2 dinding dan pecahkan kaca sekolah,” ungkapnya.
Kepala Sekolah berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas yang telah hadir di Sekolah untuk menanggapi keluhan-keluhan yang ada di sekolah. Harapan dari pihak Sekolah agar masalah masalah ini mendapat perhatian Kapolsek Merauke Kota dan Kapolres untuk membantu permasalahan yang terjadi di sekolah ini. (tri)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…