Categories: PARIWARA

Pemprov Ajak Perkuat Harmoni dan Bangun Tanah Damai

JAYAPURA_Gubernur Papua diwakili Asisten Sekda Provinsi Papua Bidang Perekonomian dan Pembangunan, M.B. Setiyo Wahyudi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga harmoni sebagai fondasi pembangunan Papua yang damai. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua di Ballroom Hotel Horison Kotaraja, Jayapura, Rabu (15/4).

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua dan secara pribadi, saya menyampaikan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali kepada fitrah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi, Merawat Harmoni, Bersama Membangun Papua Damai”, ia menegaskan bahwa nilai silaturahmi sejalan dengan ajaran agama yang menjunjung tinggi persaudaraan, kedamaian, dan kebersamaan.

Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya di Papua harus terus dirawat sebagai kekuatan. “Perbedaan adalah anugerah yang harus disyukuri. Dari situlah kita membangun persatuan untuk mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis,” katanya.

Gubernur Papua juga menekankan bahwa pembangunan Papua membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, dengan mengaktualisasikan nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, disiplin, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis sebagai pembina umat sekaligus penguat kerukunan.

“Kementerian Agama dari pusat sampai daerah memiliki tugas utama sebagai pembina umat. ASN Kemenag harus sadar bahwa mereka membawa amanat negara dan harus menjaga netralitas dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Kakanwil menyebut, tingkat kerukunan umat beragama di Papua menunjukkan capaian positif. Berdasarkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) tahun 2025, Papua mencatat angka 77,89. “Capaian ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat. Ini harus terus dijaga,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

22 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

23 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

24 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago