Muhammad Arsyad menjelaskan bahwa di wilayahnya ada 3 TPS dengan jumlah pemilih sekitar 825 orang. Lalu pada Pemilu pemilu sebelumnya dikatakan semua berjalan lancar namun pemilu kali ini disinyalir banyak intervensi.
Bahkan Muhammad menyatakan siap mundur dari jabatan ketua RT apabila tidak diselesaikan. “Kami sudah bertemu di kelurahan, di situ ada Kapolsek, ada Kadistrik juga dan dikatakan akan direvisi, tapi sampai pelantikan ternyata tidak jadi, ini seperti tamparan buat saya dan saya siap mundur,” singgungnya.
Di sini ia menyampaikan tidak memiliki kepentingan, namun utamanya diharapkan semua bisa berjalan lancar tanpa intervensi. “Silahkan caleg mana saja datang dan berkampanye, silahkan pasang baliho dimana saja saya mempersilahkan siapa saja berkompetisi, karena kami memang tidak punya kepentingan apa – apa,” imbuhnya.
Sementara Lurah Hamadi, Johanis Raprap yang dikonfirmasi via Hp Senin malam pukul 20.40 WIT tidak bisa dihubungi. (ade/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…