Categories: PAPUA TENGAH

KPU Kota Jayapura Bantah Pemecatan PPD

JAYAPURA – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua akan dilaksanakan pada, 6 Agustus 2025 mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh pihak penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kota/kabupaten.

  Terkait dengan persiapan PSU ini, banyak sorotan yang ditujukan ke KPU Kota Jayapura yang dituding melakukan manuver politik. Sebagai contoh KPU Kota Jayapura belakang ini menjadi sorotan publik. Hal itu terjadi karena banyaknya persepsi hingga tudingan miring  menyusul dilakukannya evaluasi terhadap anggota Badan Ad Hoc atau yang lebih dikenal anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) oleh KPU Kota Jayapura.

  Seperti diketahui bersama, evaluasi tersebut berujung pada pergantian sejumlah besar anggota PPD se-Kota Jayapura. Menanggapi  banyaknya tudingan tersebut Ketua KPU Kota Jayapura, Marthapina Anggai mengaku bahwa dirinya telah berkomentar, namun kepada Cenderawasih Pos ia tidak menjelaskan lebih detail isi dari komentarnya itu.

“Terkait dengan itu, sudah dikomentari,” jawaban singkat Ketua KPU itu melalui keterangan tertulisnya, saat dihubungi Cenderawasih Pos, Senin (28/4) pagi.

Sementara itu terkait dengan rolling jabatan di KPU Kota Jayapura, sebagaimana yang telah dilakukan oleh KPU provinsi Papua, Marthapina mengaku belum ada rolling jabatan. Kalaupun ada, ketua KPU itu mengatakan semua harus melalui rapat pleno.

  “Roling jabatan saya tidak tau dan belum ada roling jabatan, semua harus dengan rapat pleno,” ujarnya.

  Informasi miring juga muncul setelah KPU Kota Jayapura melakukan evaluasi terhadap anggota PPD yang dilakukan Ketua Martapina Anggai dan Ance Wally, dengan memecat sejumlah anggota PPD di dua wilayah. Sementara, dua Komisioner lainnya malah tidak dilibatkan dalam penetapan tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

9 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

17 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

18 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

20 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

21 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

22 hours ago