Categories: BERITA UTAMA

Lima Hari Ditangkap, Polisi Belum Kantongi Motif Pembunuhan di Doyo

SENTANI – Meski sudah 5 hari ditangkap, namun hingga saat ini penyidik Polres Jayapura belum mampu mengungkap apa motif dibalik pembunuhan penjual nasi kuning bernama Nova Mattakena (33). Pelaku berinisial DW dikatakan masih mengelak soal perbuatannya yang dilakukan pada Rabu (23/4) di depan BTN Grand Doyo Baru Sentani, Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Papua Kombes Pol Achmad Fauzi menjelaskan, sampai dengan saat ini pihaknya terus berupaya menggali informasi terkait pembunuhan tersebut. ”

Polisi masih terus menggali fakta di lapangan, sampai sekarang belum diketahui motif dari pembunuhan penjual nasi kuning itu. Apalagi jika dilihat berdasarkan rekaman CCTV pelaku hanya mondar-mandir dan tiba-tiba mendekati korban dan tanpa banyak tanya seketika itu langsung mengayunkan pisau panjangnya dan menikam bagian kepala korban,” katanya Faizi melalui telepon kepada Cenderawasih Pos, Senin (28/4) kemarin.

Diakuinya, sampai dengan saat ini terduga tersangka DW belum mengakui perbuatannya, bahkan setelah diamankan oleh Tim Gabungan Polres Jayapura di Perumahan BTN Citra Kasih. Bahkan untuk mengetahui informasi lebih dalam dari terduga pelaku, pihaknya sampai membawa pelaku ke psikiater.

“Kami membawa terduga pelaku ke psikiater bukan karena yang bersangkutan gangguan jiwa, tetapi untuk bisa mengetahui motif dari pembunuhan itu,” tambahnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

3 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

4 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

5 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

6 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

7 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

8 hours ago