Categories: BERITA UTAMA

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

MIMIKA-Komando Operasi (Koops) TNI Habema angkat bicara menyikapi insiden ledakan yang terjadi di halaman Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Minggu (17/5) lalu.

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman bagi warga sipil yang semestinya steril dari eskalasi konflik bersenjata.  Di tengah simpang siur informasi yang berkembang cepat di ruang digital, otoritas militer meminta publik menahan diri dan menunggu hasil investigasi menyeluruh demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah bayangan konflik tersebut.

Merespons tudingan yang mengarah pada aparat keamanan, Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, membantah keterlibatan institusinya dalam peristiwa tersebut.  Ia menyayangkan derasnya spekulasi yang berkembang di platform digital sebelum adanya pembuktian berbasis fakta hukum. “Kami menyesalkan adanya pemberitaan dan narasi di media sosial yang langsung menuduh TNI/Polri sebagai pelaku. Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut”, ucap Wirya saat dalam keterangan resmi Senin (18/5).

Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan pendalaman dan verifikasi faktual di lokasi kejadian perkara. Berdasarkan temuan awal di lapangan, Koops Habema membeberkan tiga poin krusial untuk mematahkan spekulasi yang beredar.

Pertama, granat yang ditemukan di lokasi memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan jenis granat standar milik TNI. Kedua, ditegaskan bahwa TNI tidak mengoperasikan drone bersenjata untuk melakukan serangan terhadap warga sipil, terlebih di area peribadatan.

Ketiga, pihak militer mengklaim tetap berkomitmen mengedepankan pendekatan keamanan yang humanis serta berfokus pada perlindungan masyarakat Papua.
Melihat dampak jangka panjang dari disinformasi di daerah rawan konflik, Wirya mengingatkan adanya potensi agenda adu domba yang sengaja dirancang oleh aktor tertentu.

Narasi yang tidak terverifikasi dinilai dapat memperlebar jarak kepercayaan (trust deficit) antara masyarakat lokal dan aparat keamanan, yang pada akhirnya justru merugikan upaya perdamaian berkelanjutan di Intan Jaya.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya. Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua”, tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi visioner agar insiden serupa tidak menjadi pemantik konflik yang lebih besar, Satgas Koops Habema kini mengintensifkan patroli dan memperketat pengamanan di wilayah terdampak.

Selain langkah taktis militer, penanganan dampak sosial dan psikologis warga juga mulai dilakukan. Aparat menyatakan telah membangun komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak otoritas gereja serta tokoh masyarakat setempat guna menyalurkan bantuan kemanusiaan yang diperlukan oleh para korban.
Wirya berjanji bakal membuka ruang transparansi informasi atas kasus ini. “Kami akan terus memberikan update perkembangan secara transparan sesuai fakta yang diperoleh dari tim di lapangan”, pungkasnya.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Warga Mulai Panik, Kabut Putih Masuk Kota Jayapura

Fenomena udara yang menyelimuti kawasan Kota dan Kabupaten Jayapura belakangan ini dipastikan murni merupakan fenomena…

2 hours ago

Memaksakan Siswa Naik Kelas Bisa Jadi Bumerang Dikemudian Hari

PGRI menegaskan bahwa siswa yang kurang berupaya belajar, sering absen tanpa alasan jelas, serta belum…

3 hours ago

Ada Dua Warga Binaan yang Kabur

Kepala Lapas Kelas IIB Merauke, Hendrik, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan, jumlah penghuni lapas tercatat sebanyak…

5 hours ago

Motto “Hen Tecahi Yo Onomi T’Mar Ni Hanased” Alami Perubahan

Motto Hen Tecahi Yo Onomi T'mar Ni Hanased yang merupakan peninggalan Wali Kota Benhur Tomi…

6 hours ago

Jenazah Mayor Manfred Fatem Diminta Diserahkan ke Gereja

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan, Manfred bersama pasukan TPNPB Kodap IV Sorong Raya sebelumnya…

7 hours ago

Pemerintah Pakai Bantuan Cairan dari Brasil Tangani Karhutla

Dudung mengatakan dirinya dalam waktu dekat akan meninjau sejumlah wilayah terdampak karhutla, termasuk Sumatera Selatan,…

13 hours ago