Categories: PAPUA TENGAH

Sukseskan PSU, Jajaran KPU Papua Dirombak

JAYAPURA – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang memutuskan untuk Pemungutan Suara Ulang pada Pemilihan Gubernur Papua, maka jajaran komisioner KPU Papua dilakukan perombakan, rolling jabatan. Yang paling menonjol, Ketua KPU Papua yang sebelumnya dijabat oleh Steve Dumbon digantikan oleh Diana Dorthea Simbiak.

   Dimana mantan ketua KPU Steve Dumbon kini menjadi coordinator Divisi SDM, sementara Diana Dorthea Simbiak, sebelumnya menjabat sbagai Divisi Perencanaan dan Informasi. Terkait perombakan jabatan di KPU Papua ini, sempat beredar kabar di kalangan masyarakat bahwa pergantian Ketua KPU Papua itu disebabkan banyak pertimbangan salah satunya adalah karena desakan dari paslon tertentu.

   Merespon isu terkait pergantian itu, Divisi Hukum KPU Papua, Yohanes Fajar Irianto Kambon buka suara. Ia menyampaikan bahwa pergantian tersebut merupakan hal yang biasa, sebagai bentuk penyegaran, sekaligus sebagai upaya untuk memperkuat sinergitas kerja antar divisi di internal KPU.

   “Prinsipnya penggantian tersebut menjadi hal yang biasa sebagai bentuk penyegaran yang sekaligus sebagai upaya memperkuat sinergi kerja antar divisi di internal KPU,” jelas Fajar dalam keterangan tertulisnya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/3).

   Tak hanya itu, kata Fajar pergantian tersebut juga dilakukan bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam kolaborasi dengan semua stakeholder dalam tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada). Diketahui pergantian tersebut berlaku sejak Jumat (21/3) pecan kemarin. “Untuk SK penggantian sendiri per tanggal, 21 Maret 2025,” tandasnya.

  Tak hanya jabatan ketua saja, di tingkat anggota juga terjadi pergeseran diantaranya; Divisi Perencanaan Data dan Informasi Amijaya Halim dari divisi Hukum dan Pengawasan menggantikan  Diana Dorthea Simbiak yang menjabat Ketua KPU Papua.

  Divisi Teknis Penyelenggaraan diganti oleh ABD Handi yang sebelumnya Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, menganti Yohanes Fajar Irianto Kambon yang menjabat sebagai Divisi Hukum dan Pengawasan.

  Fajar berharap dengan pergeseran itu, pelaksanaan pemungutan suara ulang di provinsi Papua dapat berjalan lancar, aman dan kondusif. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

15 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

1 day ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

1 day ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

1 day ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

1 day ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

1 day ago