

Ir Martha Mandosir, M.Si (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Provinsi Papua, Ir Martha Mandosir, M.Si mengaku bahwa pelayanan kesehatan masih sangat terbatas. Baik dari sisi fasilitas, maupun tenaga medis untuk menjangkau daerah daerah terpencil.
Akan tetapi kata Martha, Pemerintah Papua tetap mengupayakan dan mengoptimalkan apa yang sudah ada saat termasuk penyediaan fasilitas kesehatan dan tenaga-tenaga medis yang ada di wilayah terpencil bisa terakomodir.
“Tentunya perlu kerjasama semua pihak untuk mendukung Dinas Kesehatan dan jajarannya dalam menjalankan fungsinya dengan baik,”Ucap Martha kepada Cenderawasih Pos.
Menurut Martha, tenaga medis yang belum tersebar secara merata di Papua menjadi salah satu penyebab yang kemudian menimbulkan banyak kematian. Hal ini lantaran warga yang tidak terjangkau dalam pelayanan kesehatan.
“Di moment HKN dari sambutan Menteri Kesehatan, menjadi salah satu strategi untuk membangkitkan tugas dan fungsi Dinas Kesehatan dan jajarannyanya. Semua yang terlibat dalam kesehatan bisa bekerja dengan baik dan bisa membangun jejaring kerja yang lebih luas,”Ucapnya.
Disampaikannya, dengan fasilitas dan obat obatan yang terbatas harusnya masyarakat juga bisa belajar dengan mendapatkan pengetahuan dari alam. Sebab, alam Papua selalu menyediakan obat tanpa harus dibeli.
“Tanpa uang pun kita bisa hidup sehat dengan adanya tanaman yang fungsinya sebagai obat. Mungkin belum banyak pengetahun yang diketahui oleh masyarakat, sehingga itu harus ada kerjasama dengan dunia akademis agar masyarakat bisa paham. Dengan begitu kesehatan tidak menjadi urusan sendiri melainkan urusan semua pihak,”Pungkasnya. (fia/gin)
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…