Categories: PAPUA TENGAH

Hadapi PSU, Golkar Kota Makin Solid

JAYAPURA – Keputusan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua akan menjadi kesempatan kedua bagi partai Golkar Kota Jayapura untuk membuktikan dapat meraih kemenangan sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Provinsi Papua.

Di mana, dalam Pilgub kali ini Partai Golkar masih berdiri kokoh di barisan Mathius D Fakhiri dan Aryoko Rumaropen atau MDF-AR. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan, partai berlambang pohon beringin itu sepertinya mempunyai amunisi baru untuk membenahi kembali strategi pemenangan setelah hasil Pilgub kemarin diputuskan PSU oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Sekretaris Golkar Kota Jayapura, Sjamsier Husen menegaskan bahwa Golkar sudah membuktikan di Kota Jayapura dalam Pemilihan wali kota dan wakil wali kota, maka dalam menghadapi PSU nanti pasukan partai identik dengan warna kuning itu siap bertempur kembali.

“Hingga saat ini barisan partai Golkar masih solid, maka dalam menghadapi PSU ini kami optimis bisa memenangkan MDF-AR di Kota Jayapura,” ujar Sjamsier Husen saat menemui Cenderawasih Pos di Kota Jayapura, Selasa (8/7).

“Jika ada isu yang beredar, Golkar Kota tidak sejalan atau apalah itu, bagi kami itu hanya rumor yang mau mempengaruhi kami di Golkar. Maka, saya perlu tegaskan, kami tidak goyang, kami tetap solid hingga saat ini,” lanjut Sjamsier Husen yang juga sebagai
Ketua Tim Pemenanggan MDF-AR Kota Jayapura.

Soal PSU, Golkar Kota Jayapura akan tunduk terhadap perintah DPP dalam hal ini memenangkan MDF-AR. “Tujuan kita sudah jelas untuk MDF-AR di PSU nanti, tidak ada lagi tugas yang lain, karena mereka berdua kader terbaik untuk memimpin Provinsi Papua di lima tahun kedepan, Golkar sudah memfinalkan itu, jadi tidak ada lagi kader yang lain,” tegasnya. (kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

2 hours ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

3 hours ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

4 hours ago

Resmi! Menpan RB Restui 9 Instansi Buka Rekrutmen CPNS 2026 via Sekolah Kedinasan

Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…

5 hours ago

Pengelolaan Aset di DPRP Berpotensi Jadi Temuan

Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…

6 hours ago

Harta Terpidana Kasus Korupsi Dana Desa Lanny Jaya Masih Ditelusuri

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya Sunandar Pramono, SH, MH menyatakan masih ada terpidana lainnya yang aliran…

7 hours ago