

Nova Arianto memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (14/6) kemarin. (foto: Istimewa)
Nova: Kualitas Bagus Tapi Mereka Minim Kompetisi
JAYAPURA – Pelatih Tim Nasional U-17 Indonesia, Nova Arianto terbang langsung ke Kota Jayapura untuk menyaksikan langsung Freeport Grassroot Tournament 2025 di Stadion Mandala Jayapura pada Sabtu (14/6) kemarin.
Pelatih yang sudah mengantarkan Indonesia lolos pada Piala Dunia U-17 itu memberikan wejangan kepada para talenta muda Papua untuk bisa menjadi pemain profesional dan mengikuti jejak para legenda Timnas Indonesia asal Papua seperti Boaz Solossa dan kolega.
“Yang pasti menjadi pemain profesional hal yang mudah, pemain harus punya disiplin dan kerja keras dan semoga kedepannya para pemain muda Papua ini menjadi pemain profesional,” ungkap Nova saat menyaksikan penampilan anak-anak muda Papua U-10 dan U-12 dalam Freeport Grassroot Tournament.
Secara kualitas individu, para pemain muda Papua dinilai memiliki karakter dan kualitas sendiri. Namun dia masih melihat celah besar dalam tubuh para pemain muda tersebut. Menurutnya, anak-anak muda ini harus lebih “kenyang” dengan kompetensi yang berjenjang.
Sehingga ia meminta kepada Asprov PSSI Papua untuk bisa lebih gencar mengadakan kompetisi berjenjang bagi para anak muda tersebut. Sebab skil individu tak cukup untuk menjadi pemain profesional.
“Pemain-pemain yang tampil hari (sabtu-red) sangat luar biasa dan mereka membutuhkan kompetisi, bukan turnamen. Semoga ini menjadi perhatian dari Asprov untuk membuat kompetisi,” ujarnya.
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…