Categories: ALL SPORT

Gelar Perpisahan, Persembahan Sang Kapten

Sayangnya, upaya tersebut mampu diredam dengan baik oleh barisan pertahanan para srikandi Asisi. Alih-alih terkejar, Asisi Sentani justru menambah pundi-pundi poin pada kuarter akhir. Hingga peluit panjang dibunyikan, Asisi memastikan kemenangan dengan skor akhir 57-45 dan kembali mengangkat trofi juara Honda DBL with Kopi Good Day Papua 2026.

1-DBL Papua11-DBL Papua1

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi SMA Asisi Sentani sebagai salah satu kekuatan utama basket putri tingkat pelajar di Papua. Sekaligus membuktikan bahwa mental juara menjadi kunci keberhasilan mereka mempertahankan gelar. Pelatih basket putri SMA Asisi Sentani, Michael Mara, mengaku keberhasilan timnya tidak lepas dari kerja keras para pemain serta konsistensi latihan yang dijalani sepanjang musim.

“Puji Tuhan kita kembali menyebet gelar juara dan ini empat kali beruntun kita dapatkan,”ucapnya usai pertandingan. Ia mengaku para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, terutama dalam menjaga fokus dan disiplin permainan hingga menit-menit akhir laga.

Menurutnya, tekanan yang diberikan oleh SMA Teruna Bakti pada kuarter keempat sempat menyulitkan, namun mental juara yang dimiliki para pemain membuat mereka tetap tenang dan tidak kehilangan konsentrasi. “Anak-anak bermain dengan hati dan penuh tanggung jawab. Mereka tidak panik meski mendapat tekanan, dan itu menjadi kunci kemenangan kami,”ujarnya.

Michael juga mengapresiasi semangat juang serta kekompakan tim yang terus terjaga sejak awal kompetisi hingga partai final. Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang dan mempertahankan prestasi di masa mendatang. “Sejak awal target kita harus juara lagi dan hari ini anak-anak membuktikan itu, juara ini kami persembahkan buat Kapten Tim Elisabet yang mana ini menjadi tahun terakhirnya,”tutup Michael Mara.

Sementara meski tim puterinya tumbang namun Teruna Bakti tetap patut menepuk dada. Pasalnya tim putera mereka berhasil mengalahkan tim unggulan lainnya SMA John 23 Merauke. Bahkan sekolah yang disingkat TB (Teruna Bakti) ini menang cukup besar dengan skor 62-41. TB yang tampil di depan ribuan pendukung mereka membuat Juan Tomosoa dan kawan-kawan sangat percaya diri sejak kuarter pertama hingga kuarter empat.

Sebaliknya, anak-anak Jhon Merauke juga tampil sangat baik. Sayang, mereka kerap melakukan turn over. Tekanan dari penonton juga membuat cowok SMA Jhon kurang efektif dalam melakukan tembakan. TB kini mengoleksi 4 gelar juara (2019, 2023, 2023 dan 2026) setelah 6 kali tampil di partai final. Pelatih basket SMA TB, Rizaldi mengatakan gelar juara ini layak mereka dapatkan.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Lima Korban Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…

2 days ago

Larangan Pungli Harus Jadi Perhatian Serius Tiap Sekolah

Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…

2 days ago

Berharap Pergumulan MRP Dapat Ditindaklanjuti Gubernur

ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…

2 days ago

Sudah 113 Kali Donorkan Darah, Bangga Karena Diberi Umur Panjang

Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…

2 days ago

Alokasikan Dana Hibah Rp11 M Untuk 500 Lembaga

Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…

2 days ago

Luluskan 46 Siswa, SNK Olahraga Papua Gandeng FIK Uncen

Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…

2 days ago