Categories: KESEHATAN

Kenali Gejala Stroke Usia Muda

Biasa Muncul Mendadak, Jangan Tunda Ke Rumah Sakit!

TUBAN – Stroke bukan lagi penyakit yang hanya menyerang kaum lansia. Belakangan, tren penyakit mematikan ini mulai menghantui kelompok usia produktif atau anak muda. Celakanya, banyak gejala awal yang sering disepelekan karena dianggap hanya kelelahan biasa atau pusing ringan. Padahal, kunci utama penanganan stroke adalah kecepatan.

Dalam sebuah diskusi kesehatan di kanal Hidup Sehat tvOne, pakar kesehatan menegaskan bahwa ciri khas utama dari serangan stroke adalah kemunculannya yang terjadi secara tiba-tiba atau mendadak. Hal ini seringkali mengejutkan penderita yang sebelumnya merasa sehat-sehat saja. Gejala stroke sangat beragam, namun benang merahnya adalah sifatnya yang spontan.

Mulai dari sakit kepala hebat yang tidak tertahankan, kelemahan anggota gerak secara motorik, hingga kesulitan bicara atau mendadak pelo saat sedang mengobrol. “Kata kunci dari stroke adalah muncul tiba-tiba alias mendadak. Kalau sakit kepala sudah satu pekan, belum tentu stroke. Tapi kalau tadi normal, tiba-tiba langsung sakit kepala hebat, itu yang harus dicurigai stroke,” ujar dokter dalam tayangan tersebut.

Dalam dunia medis, dikenal istilah golden period atau periode emas, yakni waktu krusial di mana sel otak masih dalam kondisi “pingsan” dan belum mati total.Untuk stroke jenis sumbatan, waktu emas ini hanya berkisar 4,5 jam sejak serangan muncul hingga pasien mendapatkan tindakan medis atau obat. Keterlambatan membawa pasien ke rumah sakit bisa berakibat fatal. Pasien tidak disarankan melakukan tindakan sendiri di rumah, seperti menusuk jari dengan jarum.

“Tidak ada yang bisa dilakukan di rumah. Langsung bawa ke rumah sakit. Jangan ditusuk-tusuk, itu hoaks dan menyesatkan,” tegas sang dokter. Salah satu penyintas stroke, Kang Aji, membagikan pengalamannya yang sempat menunda ke rumah sakit hingga 12 jam. Akibatnya, ia sempat mengalami muntah proyektil (muntah menyembur tanpa mual) di tengah jalan. Setelah dilakukan CT Scan, diketahui ia mengalami stroke pendarahan akibat aneurisma.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

1 hour ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

2 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

3 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

4 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

5 hours ago

Gaji Manajer Kopdes Rp6,3 Juta-Rp8,3 Juta Dikontrak Dua Tahun

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…

6 hours ago