Categories: BERITA UTAMA

Kebakaran di Dok VIII, Jenasah Ikut Dievakuasi

JAYAPURA–Sedikitnya 10 unit rumah di Kompleks Dok 8 Pantai, RT/RW 03/05, Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua, ludes terbakar, Kamis (7/5) sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.45 WIT dan sempat membuat panik warga di sekitar lokasi. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke rumah-rumah lain yang berdempetan di kawasan padat penduduk tersebut. Ketua RT/RW 03/05, Yan Wilem Aninam, mengatakan api pertama kali terlihat muncul dari rumah milik Yules Karubaba. Saat kejadian, rumah tersebut sempat dalam kondisi kosong karena pemilik berada di luar rumah.

“Awalnya kami lihat asap keluar dari rumah Pak Yules Karubaba. Tidak lama kemudian api langsung membesar,” ujar Yan kepada wartawan di lokasi kejadian. Menurutnya, sebelum kebakaran terjadi, aliran listrik di kawasan Dok 8 sempat padam. Tak lama kemudian, petugas PLN datang melakukan perbaikan jaringan listrik di sekitar lokasi. “Lampu sempat padam total. Setelah PLN selesai melakukan perbaikan dan listrik menyala kembali, sekitar 10 menit kemudian muncul asap dari dalam rumah itu,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua RT/RW 03/05 lainnya, Bernat Sineri. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik rumah, asap mulai muncul sesaat setelah meteran listrik kembali dinaikkan usai perbaikan dilakukan. “Menurut keterangan pemilik rumah, setelah PLN selesai perbaikan dan listrik dinyalakan kembali, tiba-tiba muncul asap dari dalam rumah. Mereka langsung panik,” ungkap Bernat.

Meski demikian, warga belum dapat memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut dan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. “Belum bisa dipastikan apakah karena korsleting listrik atau penyebab lain,” tambahnya.

Bernat menyebutkan, sedikitnya 10 kepala keluarga terdampak dalam musibah tersebut. Seluruh rumah yang terbakar merupakan bangunan semi permanen sehingga api dengan cepat melalap seluruh bangunan.

“Tidak ada yang tersisa karena sebagian besar rumah semi permanen. Semua habis terbakar,” katanya.

Situasi sempat semakin panik lantaran di sekitar lokasi kebakaran sedang berlangsung suasana duka. Warga bahkan harus mengevakuasi jenazah ke tempat yang lebih aman agar tidak terdampak kobaran api. “Waktu api membesar, sebagian warga berusaha memadamkan api, sementara yang lain membantu memindahkan jenazah menjauh dari lokasi kebakaran,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung berupaya memadamkan api dengan bantuan personel Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, serta warga sekitar. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Sementara itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, yang turun langsung meninjau lokasi kebakaran menyampaikan duka cita kepada para korban. Ia memastikan Pemerintah Kota Jayapura akan membantu warga terdampak.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

8 minutes ago

Dari Beban Belanja Perlu Diperhatikan hingga Seberapa Dekat Papua dengan Masa Depan Pasifik

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…

1 hour ago

Kejati Papua akan Periksa Mantan Sekwan

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…

2 hours ago

Karhutla di Papsel Ganggu Penerbangan di Mimika

Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Timika dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi,…

8 hours ago

Sembilan Anggota OPM Serahkan Diri

Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…

9 hours ago

Presiden Minta Pasien Umum dan BPJS Tak Dibeda-bedakan

Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…

20 hours ago