Categories: SENTANI

Dinkes Gencarkan Pemeriksaan Gratis

Targetkan Malaria, TBC dan HIV Hilang Tahun 2030

SENTANI – Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura, TP-PKK Kabupaten Jayapura bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Kampung Ifar Besar, Distrik Sentani, Rabu (6/5).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit pascabencana. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Tony Mote, mengatakan program pemeriksaan kesehatan gratis sebenarnya rutin dilaksanakan setiap tahun dengan cakupan yang lebih luas.

Menurutnya, pelayanan kesehatan juga menyasar anak usia sekolah dengan cara mendatangi langsung lokasi belajar agar orang tua tidak terbebani antar jemput.

“Petugas langsung datang ke sekolah supaya anak-anak bisa diperiksa lebih awal. Orang tua juga harus mengajarkan anak agar tidak takut saat diperiksa kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemeriksaan kesehatan sejak dini sangat penting karena banyak penyakit berkembang tanpa gejala dan baru diketahui ketika sudah memasuki tahap serius.

“Jangan berpikir kalau badan terasa sehat berarti tidak perlu diperiksa. Banyak penyakit berkembang diam-diam dan baru terasa saat sudah stadium lanjut. Kalau sudah begitu, biaya pengobatan mahal dan penyembuhannya lebih sulit,” tegas Tony Mote.

Program tersebut juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam menekan angka kesakitan dan kematian masyarakat, terutama terhadap tiga penyakit utama yang masih menjadi ancaman, yakni malaria, tuberkulosis (TBC), dan HIV. Tony Mote menyebut pihaknya menargetkan ketiga penyakit tersebut dapat dieliminasi sepenuhnya dari Kabupaten Jayapura pada tahun 2030.

“Ada kader kesehatan yang akan turun langsung ke rumah-rumah warga. Kalau diminta cek darah jangan ditolak, karena ini demi kesehatan bersama. Target kami tahun 2030 malaria, TBC dan HIV bisa hilang dari Jayapura,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

12 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

13 hours ago

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

4 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

4 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

4 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

4 days ago